BOGORTODAY.COM – Mendengkur atau ngorok sering dianggap sebagai hal yang biasa terjadi saat tidur. Padahal, kebiasaan ini tidak selalu bisa dianggap sepele. Selain mengganggu pasangan atau orang di sekitar, ngorok juga dapat menjadi tanda adanya gangguan pada saluran pernapasan yang memengaruhi kualitas tidur.
Pada dasarnya, dengkuran muncul ketika aliran udara yang melewati hidung atau tenggorokan mengalami hambatan. Kondisi tersebut membuat jaringan lunak di saluran napas bergetar sehingga menghasilkan suara khas saat tidur.
Selain dipengaruhi faktor anatomi dan kondisi medis tertentu, sejumlah kebiasaan sehari-hari ternyata juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami ngorok.
Kebiasaan yang Bisa Memicu Ngorok
Berikut beberapa kebiasaan yang diketahui dapat membuat dengkuran lebih sering muncul saat tidur.
- Tidur dengan Posisi Telentang
Berbaring telentang dapat menyebabkan lidah dan jaringan lunak di bagian belakang tenggorokan turun ke arah saluran napas. Akibatnya, ruang untuk keluar-masuk udara menjadi lebih sempit sehingga dengkuran lebih mudah terjadi.
Jika sering ngorok saat tidur, cobalah mengubah posisi tidur menjadi menyamping. Cara sederhana ini dapat membantu menjaga saluran napas tetap terbuka.
- Minum Alkohol Sebelum Tidur
Mengonsumsi minuman beralkohol beberapa jam sebelum tidur dapat membuat otot-otot di tenggorokan menjadi terlalu rileks.
Ketika otot kehilangan kekencangannya, saluran napas lebih mudah menyempit sehingga udara yang mengalir menimbulkan getaran dan suara dengkuran. Mengurangi atau menghindari alkohol menjelang waktu tidur dapat membantu menurunkan risikonya.
- Kurang Istirahat
Kebiasaan begadang atau kurang tidur juga dapat memperburuk masalah ngorok.
Saat tubuh mengalami kelelahan, otot-otot di saluran napas cenderung lebih rileks dibandingkan kondisi normal. Akibatnya, hambatan aliran udara menjadi lebih mudah terjadi.
Menerapkan jadwal tidur yang teratur dan memenuhi kebutuhan tidur setiap malam dapat membantu mengurangi dengkuran.
- Berat Badan Berlebih
Kelebihan berat badan, terutama jika lemak menumpuk di sekitar leher, dapat memberi tekanan pada saluran pernapasan.
Tekanan tersebut membuat ruang udara menjadi lebih sempit sehingga risiko mendengkur meningkat. Menjaga berat badan ideal melalui pola makan bergizi dan olahraga rutin menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi risiko ini.
- Mengabaikan Hidung Tersumbat
Hidung yang tersumbat akibat flu, alergi, atau infeksi membuat seseorang lebih sering bernapas melalui mulut saat tidur.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















