Pentolan BNN Datangi Kabupaten Bogor

20151203052327-Budi-WasesoBADAN Narkotika Nasional (BNN) bakal menyambangi Kabupaten Bogor untuk memberi pencerahan kepada ribuan pejabat di Bumi Tegar Beriman tentang bahaya narkotika.

Oleh : RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]

Kasie Pencegahan pada BNN Kabu­paten Bogor, Rika Roamer men­gatakan, Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso langsung turun tangan ‘men­gancam’ langsung pejabat yang mencoba narkoba.

“Jika tidak ada perubahan, Komjen Budi datang. Kami akan mengundang kepala di­nas, camat dan PNS di Kabu­paten Bogor untuk hadir di Gedung Tegar Beriuman,” kata Rika, Senin (21/3/2016).

Menurutnya, terjeratnya Bupati Ogan Ilir, Sumatera Se­latan, Ahmad Wazir Nofiadi Mawardi dalam kasus narkoba, membuat BNN menggalakkan antisipasi narkoba di kalangan pemangku jabatan.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik Lumat Rumah di Desa Pasarean Bogor

Ia pun mengaku, wacana mendatangkan BNN Pusat ke Bumi Tegar Beriman sudah lama diagendakan dan bu­kan hanya karena polisi yang jadi pengedar sabu atau kasus Bupati Ogan Ilir. “Kesadaran bahaya natkotika ini harus dit­ingkatkan mulai dari pelajar, mahasiswa, swasta, PNS hingga aparat TNI dan kepolisian. Keg­iatan ini sudah dirancang sejak lama,” tambah Rika.

Rencananya, BNN akan men­sosialisasikan bahaya 41 jenis narkotika baru, walaupun hing­ga saat ini kecurigaan itu belum ditemukan di Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

“Beberapa waktu lalu sem­pat ada kabar narkotika jenis tembakau gorila masuk ke Bo­gor, namun setelah kami cek, ternyata tidak ada,” terangnya.

Bupati Bogor Nurhayanti sendiri pada tahun 2015 lalu, menargetkan 5.000 PNS dit­est urine. Namun karena ket­erbatasan, waktu keinginan itu tak tercapai.

“Tes urine ini dilakukan mu­lai kepala desa hingga pejabat sekelas Sekretaris Daerah (Sek­da),” ucap Nurhayanti.

Terpisah, Kepala BNN, Kom­jen Budi waseso, menegaskan, pihaknya siap memberi sanksi tegas jika ultimatumnya tak diindahkan pejabat daerah. “Kami gilir sosialisasi.ini rutin kedepannya,” kata diua, saat dikonfirmasi, kemarin.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================