Menanam Pohon Beri Contoh Positif

Untitled-8Memimpin Sekolah Dasar Negeri (SDN) di kawasan padat penduduk ber­penghasilan rendah (MBR) pasti tidak mudah. Tapi bagi Oneng Harsiti, Kepala SDN Cibeureum 4 Mulyaharja, Kota Bogor, berada di tengah-tengah MBR justru menjadi tantangan tersendiri.

RICKY ISKANDAR
[email protected]

‘’Di Cibeureum saya bisa mengabdikan ilmu saya sebagai pendidik kepada masyarakat,’’ kata Oneng ketika menyambut kedatangan Tim Bogor Hejo yang dipimpin Alfian Mujani, dan anggota Komisi B DPRD Kota Bogor Najamudin untuk melakukan penananam pohon di SDN Cibeureum 4, Selasa (12/4/2016).

Oneng mengaku sangat gembira dan bangga kedatan­gan Tim Bogor Hejo dari SKH Bogor Today dan RAPI Kota Bogor serta anggota Komisi B DPRD Kota Bogor. ‘’Alham­dulillah SDN Cibeureum 4 dip­ilih menjadi lokasi penanaman pohon oleh Tim Bogor Hejo. Padahal di sini banyak sekolah lain. Kami sudah lama men­unggu kesempatan ini,’’ kata wanita ramah ini.

Lantas Oneng mencerita­kan upayanya menghijaukan lingkungan sekolah yang be­rada di tengah pemukiman padat itu. Lahan terbuka yang dimiliki SDN Cibeureum 4 ini tak terlalu luas, walaupun se­kolahan ini bertetangga den­gan pemukiman elite Bakrie Nirwana Residen (BNR). ‘’Kami terus berusaha mengajak para guru dan anak-anak untuk me­nanam pohon di lingkungan sekolah agar kegiatan ini men­jadi contoh bagi anak-anak, sehingga mereka juga tergerak untuk menanam pohon di ling­kungannya,’’ kata Oneng.

BACA JUGA :  MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Festival Anime dan Budaya Jepang Berskala Internasional di Gandaria City

Najamudin yang memang anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Bogor Sela­tan mendukung sepenuhnya apa yang sedang diperjuang­kan Oneng. ‘’Apa yang dilaku­kan Ibu Oneng ini sangat luar biasa. Lihat saja itu sudah ada beberapa pohon buah yang sudah besar-besar,’’ kata Na­jamudin yang sudah sangat dikenal oleh anak-anak di SDN Cibeureum 4.

Politisi dari PKS ini meminta agar anak-anak giat melaku­kan penanaman pohon untuk memperbaiki dan memelihara lingkungan agar tetap sejuk, indah, dan nyaman. ‘’Dengan menanam pohon berarti kita sedang berusaha menciptakan lingkungan yang indah, bersih, dan sehat,’’ katanya.

BACA JUGA :  Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor Sambangi Sukajaya, Perkuat Sinergi Pers dan Masyarakat

Yang mengharukan, di SDN Cibeureum 4 ini juga ternyata banyak anak-anak yatim piatu. Fakta ini membuat Amalia Dian Puspitasari alias Amel tak kuasa membendung air matan­ya. Pemandu kuis pohon Bogor Hejo yang biasanya becanda dan tertawa lepas ini, tiba-tiba seperti kehilangan kata-kata ketika lima anak diminta maju ke depan dan mereka adalah anak-anak yang sudah tak me­miliki bapak dan ada juga tak memiliki bapak dan ibu.

Untungnya, suasana kece­riaan khas anak-anak mengiku­ti edukasi pohon lewat kuis itu kembali menghidupkan sua­sana. Seratus lebih anak-anak pun berebut menjawab per­tanyaan-pertanyaan seputar pohon yang dia­jukan Amel yang dibantu Sekre­taris Bogor Hejo Tato Marsito dan Ricky Iskandar. Tampak hadir pula di acara ini Habib Rifki Ah­mad Al Idrus dan para guru SDN Cibeureum 4.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================