JAKARTA TODAY – Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Pramono Ubaid Tanthowi menegaskan, kesalahan input data C1 ke Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) yang viral di media sosial tidak ada sangkut pautnya dengan serangan siber. KPU memastikan kesalahan itu murni akibat adanya kelalaian petugas entri.

BACA JUGA :  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bogor, Kamis 2 Mei 2024

“Kami pastikan itu sama sekali bukan karena serangan hack atau serangan cyber, itu betul-betul semata-mata kesalahan entry yang kami sangat terbuka untuk melakukan koreksi,” kata Pramono, Jumat (19/4/2019).

Pramono menyebutkan, kesalahan yang terjadi pada entry lima buah C1 di lima TPS yang tersebar di lima provinsi yaitu Maluku, NTB, Jawa Tengah, Riau, dan Jakarta Timur segera diperbaiki.

BACA JUGA :  15 Kali Guguran Lava Diluncurkan Gunung Merapi, BPPTKG: Jarak Luncur Sejauh 1.800 Meter

Selanjutnya, tampilan pada Situng juga akan langsung dikoreksi. Proses koreksi dilakukan oleh KPU kabupaten/kota setempat, lantaran pengunggahan scan C1 dan entry data dilakukan oleh KPU tiap daerah.

============================================================
============================================================
============================================================