Bogor-Selatan-(1)BOGOR TODAY – Kecamatan Bogor Selatan menggelar aca­ra santunan kepada 160 anak yatim atau kaum duafa yang terdapat dilingkup wilayah Ke­camatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Jumat (27/05/2016)

Sekertaris Camat Bogor Se­latan, Ahmad Hirawan men­gatakan kegiatan ini meru­pakan bentuk inisiasi dari pihak kecamatan Bogor Selatan dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan untuk berbagi kasih sekaligus melaku­kan silaturahmi kepada warg­anya yang kurang mampu.

“Kita ajak mereka untuk be­ramal ibadah sekaligus mem­bantu masyarakat yang kurang mampu diwilayah Kecamatan Bogor Selatan,” ujarnya saat ditemui BOGOR TODAY kema­rin.

Ia juga menambahkan, dengan acara ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban mereka yakni dengan memberikan akomodasi be­serta dengan sembako. “Ini merupakan acara kali kedua saat saya berada dilingkup ke­camatan Bogor Selatan,” pa­parnya.

Sementara itu, Wendie, Ke­pala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Kecamatan Bo­gor Selatan mengatakan, dana yang digunakan untuk acara ini bukanlah berasal dari Ang­garan Pendapatan Belanja Dae­rah (APBD) melainkan berasal dari dana yang dikumpulkan dari para lurah di 16 Kelura­han Bogor Selatan beserta dana pribadi atau sukarela dari Pegawai Bogor Selatan. “Setiap kelurahan menyumbang dan kita kumpulkan dan bermuara disini acaranya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan kurang lebih sebanyak 160 peserta yang mengikuti keg­iatan santunan anak yatim dan kaum duafa ini, semua didata berdasarkan dari masing-mas­ing kelurahan di Bogor Selatan. “Terkadang RT juga mengantar apabila ada warganya yang be­lum terdata. Semua harus terb­agi dan jangan sampai ini men­jadi salah sasaran,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Lurah Harjasari Kota Bogor, Nana Priyatna juga yang hadir turut mengapresiasi program dan acara yang dikeluarkan oleh Kecamatan Bogor Selatan.

“Ini merupakan acara yang baik, kita setiap kelurahan me­nyumbang masing-masing 5 sampai enam anak yatim dan kegiatan semacam ini harus ditiru disetiap kelurahan un­tuk memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, sebab ini yang akan menyelamatkan kita diakherat kelak,” pung­kasnya.

(Abdul Kadir Basala­mah)