CIBINONG TODAY – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, melaksanakan Gelar Munggaran (Peluncuran) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor tahun 2018, gelar munggaran tersebut bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Senin (20/11/2017).

Bupati Bogor, Nurhayanti mengatakan, sebagai titik awal yang menandai dimulainya seluruh tahapan penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor pada tahun 2018 mendatang.

“Saya minta kepada semua pihak menguatkan tekad dan komitmen bersama untuk mensukseskan penyelenggaraan pemilihan yang damiai, tertib dan lancar dengan tetap dilandasi nilai persahabatan dan kekeluargaan yang dapat meminimalisasi atau bahkan meniadakan konflik,” pinta bupati.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pihak – pihak yang berkepentingan harus benar benar memiliki spirit yang sportif untuk menjunjung tinggi demokrasi, kedamaian dan kearifan politik sebagai modal sosial yang kuat untuk menyongsong terselenggaranya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati berpijak pada pondasi demokrasi yang sehat dan kuat.

Nurhayanti meminta, KPU bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, terus melakukan validasi data kependudukan untuk meminimalisasi data bermasalah seperti data ganda agar data pemilih lebih akurat.

“Berdasarkan laporan yang saya terima,  di seluruh Kabupaten Bogor telah terdata jumlah pemungutan suara sebanyak 7.716 TPS dengan jumlag pemilih 3.099.343 orang. Namun,  banyak pemilih yang masih bermasalah dalam hal administrasi kependudukan karena belum memiliki E-KTP,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bogor, Haryanto Subakti, mengatakan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Bogor secara langsung sudah dilaksanakan untuk ke 3 kalinya dan pada tahun 2018 mendatang bersamaan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, maka perlu serta semua pihak untuk mensukseskan pelaksanaan tersebut.

Haryanto juga berharap agar masyarakat Kabupaten Bogor datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 27 Juni 2018. (Firdaus)