JAKARTA, 2/6 - IHSG TEMBUS 2.000. Seorang karyawati melintas di depan layar yang menunjukkan pergerakan harga saham di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (2/6). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan tertinggi di bursa Asia pada sesi siang, 2 Juni 2009, ke level 2.034 atau posisi tertinggi sejak September 2008. FOTO ANTARA/Andika Wahyu/mes/09.

JAKARTA TODAY- Pelemahan yang terjadi sejak siang terus berlanjut. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini, berakhir di zona merah pada posisi 5.309. Mengawali perdagangan pagi ini, IHSG dibuka naik 13,65 poin (0,26%) ke 5.330,015. Namun tak lama kemudian berbalik melemah. Pelemahan berlanjut hingga penutupan perdagangan sesi pertama siang ini sebesar 13,586 poin (0,26%) ke posisi 5.302,778. Indeks LQ 45 juga melemah 0,34% ke posisi 889,09. Hingga menutup perdagangan sepanjang hari ini pun IHSG masih bergerak di zona merah. IHSG pun tersungkur 6,44 poin (0,22%) ke posisi 5.309,924. Namun, LQ 45 berhasil menguat 0,472 poin (0,05%) ke posisi 892,6.
Enam sektor mengalami pelemahan dan hanya 4 sektor yang bertahan menguat. Sektor pertanian memimpin penguatan sebesar 0,72% diikuti sektor aneka industri sebesar 0,55%. Sementara sektor perdagangan tercatat turun paling dalam pagi ini sebesar 86%.
Sebanyak 135 saham naik, 164 saham turun, dan 120 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 268.966 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 9,8 miliar lembar saham senilai Rp 4,8 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 184,232 miliar. Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Tigaraksa Satria (TGKA) naik 400 poin (10,26%) ke Rp 4.300, Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik 320 poin (15,17%) ke Rp 2.430, AKR Corporindo (AKRA) naik 300 poin (5,04%) ke Rp 6.250 dan Supreme Cable (SCCO) naik 250 poin (3,57%) ke Rp 7.250.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Elang Mahkota (EMTK) turun 1.000 poin (10,64%) menjadi Rp 8.400, Gudang Garam (GGRM) turun 600 poin (0,94%) menjadi Rp 63.000 dan Indo Tambangraya (ITMG) turun 450 poin (2,7%) ke Rp 15.775, dan Capitol Nusantara (CANI) turun 360 poin (25%) ke Rp 1.080.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stagnan terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.310 dibandingkan posisi pagi tadi di Rp 13.310.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah bursa saham dunia yang juga tengah berada dalam tren pelemahan,
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
Indeks Nikkei 225 turun 152,891 poin (0,79%) ke 19.301,551
Indeks Hang Seng naik 186,160 poin (0,83%) ke 22.744,930
Indeks SSE Composite turun 9,570 poin (0,36%) ke 3.161,32
Indeks Straits Times naik 24,480 poin (0,82%) ke 3.005,02.(Yuska Apitya/dtk)

JAKARTA, 2/6 – IHSG TEMBUS 2.000. Seorang karyawati melintas di depan layar yang menunjukkan pergerakan harga saham di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (2/6). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan tertinggi di bursa Asia pada sesi siang, 2 Juni 2009, ke level 2.034 atau posisi tertinggi sejak September 2008. FOTO ANTARA/Andika Wahyu/mes/09.

[metaslider id=29832]