Golkar-KonsolidasiJelang Musda Partai Golkar Kota Bogor, sejumlah calon bahkan pendukungnya sudah menyatakan sikap terkait perkiraan bakal adanya intervensi atau tekanan-tekanan, yang akan mempengaruhi jalannya pesta demokrasi dalam mencari ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor menggantikan Cheppy Harun yang kini menjabat sebagai pengurus di DPD Golkar Provinsi Jabar.

Oleh : Patrick
[email protected]

Jika benar ada intervensi dari pihak-pihak tertentu yang akan menganggu perjalanan Musda ini. Maka, saya dan sejumlah pengurus kecamatan serta kelurahan akan melakukan perlawanan,” tegas Ketua PK Golkar Bogor Selatan, Dian Ardiansyah, kemarin.

Dian juga mengimbau, semua calon agar melakukan cara-cara yang sesuai dengan aturan main di Golkar untuk menjadi ketua DPD. Hal-hal intervensi di zaman seka­rang sudah tidak musim lagi.

“Tidak musim lagi main tekan-menekan dalam sebuah pemilihan. Ingat, momen seka­rang ini adalah saat yang tepat dalam regenerasi atau generasi yang baru, di tubuh Golkar untuk membesarkan partai melalui program-program nyata yang sangat bermanfaat di masyarakat,” tekannya.

Untuk dua calon yang su­dah mendeklarasikan diri, seperti Yus Ruswandi serta Tauhid J Tagor, sambung Dian, maka kedua sosok itu merupakan tokoh yang pas untuk memimpin Golkar Kota Bogor ke depannya. Terlepas nanti diantara kedua orang itu siapa saja yang akan menjadi ketua. “Mau Pak Tagor atau Kang Yus, dua-duanya adalah kader yang dimiliki partai dengan memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menjadi ketua partai. Keduanya juga saya nilai, melepas urusan pribadi seperti soal pemilihan kepala daerah, dalam pen­calonannya ini,”tandasnya.

Dian menegaskan, jika ada campur tangan elit dan intervensi maka konsekue­nsi dari perlawanan yang akan dilakukannya, seperti pemecatan siap dijalaninya. “Jika intervensi saya lawan, kemudian saya dipecat. Maka, saya sudah siap,” ungkapnya.

Sedangkan, salah seorang Ketua PL di Kecamatan Bogor Barat, Wahyudi mengaku, akan mengawal pesta demokrasi partainya ini sampai tun­tas. Kedua calon yang sudah mendeklarasikan diri, diharap­kan bisa lebih membesarkan lagi nama partai dan menjadi pemenang setiap pemilu khu­susnya di wilayah Kota Bogor.

Sebelumnya, ada bebera­pa nama kader yang digadang-gadang akan maju menjadi calon Ketua DPD Partai Gol­kar Kota Bogor, yakni Ketua Harian DPD Golkar Tauhid J Tagor dan Ketua MKGR Kota Bogor Yus Ruswandi.

Dua nama sudah resmi me­nyatakan siap maju bertarung memperebutkan kursi DPD di Musda nanti, yaitu Tagor dan Yus yang mendeklara­sikan diri di hadapan para pengurus DPD, pengurus ke­camatan dan kelurahan saat kegiatan buka puasa bersama di kediaman Cheppy Harun.

Adapun pernyataan sikap resmi diungkapkan kedua orang kader yang akan maju di Musda nanti diumum­kan di depan ratusan orang.

Tagor mengajak, kepada seluruh pengurus dan kader untuk tetap mengedepankan nilai etika, nilai kesopanan ser­ta menjunjung tinggi nilai per­sahabatan dan kekeluargaan.

“Kita akan pertontonkan proses demokrasi sebena­rnya, tanpa intervensi dan tekanan-tekanan. Saya dan Kang Yus memang sama-sa­ma menyatakan maju untuk menjadi ketua DPD. Namun, rivalitas itu tak selalu harus menjadi permusuhan. Seman­gat yang saya dan Kang Yus bangun adalah untuk lebih membesarkan Golkar di masa mendatang,” papar Tagor.

Sementara, Yus men­gatakan, selaku kader partai Golkar, di mana momentum Musda Kota Bogor yang tam­paknya akan dilaksanakan setelah Idul Fitri nanti, meru­pakan momen munculnya dengan semangat kebersa­maan, semangat kekeluargaan untuk mewujudkan kembali kejayaan partai sebagai partai modern, demokratis dan ter­buka. Partai yang mengakar dan melayani masyarakat di seluruh Kota Bogor sehingga harapan ke depan Partai Gol­kar ini menjadi partai pilihan nomor satu di Kota Bogor. (Patrick|Yuska Apitya)