OostenrijkSPIELBERG– Meski sirkus MotoGP 2016 memasuki jeda paruh musim, sejum­lah rider kawakan telah menatap seri pembuka paruh kedua di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, yang di­gelar 14 Agustus mendatang. Mereka menyoroti keamanan sirkuit yang dini­lai masih kurang untuk balap kuda besi.

Beberapa tim, kecuali Repsol Honda dan Yamaha Tech 3 menggelar ujicoba sirkuit sepanjang 4,326 kilometer pada 19-20 Juli waktu setempat. Tes itu juga dihadiri tim KTM, yang akan bersaing pertama kalinya dengan tim MotoGP sebagai persiapan tampil di kejuara­an 2017.

Beberapa pebalap jelas punya pengala­man minim merasakan sensasi Red Bull Ring, terkecuali Valentino Rossi. Maklum, Austria terakhir kali meng­gelar MotoGP 19 tahun lalu atau tepatnya pada tahun 1997.

Pebalap yang sudah menjajalnya, pasti kompak mengatakan Red Bull ring bakal jadi ujian pembalap. Casey Stoner salah satunya, yang tiba di Austria, Senin (18/7/2016) waktu setem­pat, langsung mengunggah foto di jejar­ing sosial dengan menyebut area run-off Red Bull Ring berbahaya, yang beberapa waktu lalu ia klaim bisa menewaskan joki MotoGP.

Sama halnya dengan Rossi. Rider yang pernah merasakan sensasi balapan di Red Bull Ring pada musim 1996 dan 1997, mengaku sudah agak lupa bagaimana kondisi trek di sana. “Itu su­dah 20 ta­hun lalu (ketika ia bala­pan di GP 125cc terakhir Austria). Saya tidak bisa mengingatnya dengan baik,” ungkap Rossi kepada Autosport.

“Beberapa pebalap sudah menggu­nakannya, seperti Marquez, tapi bagi saya ada tiga atau empat poin yang cuk­up bahaya, seperti sudut keluar di tikun­gan terakhir. Kami akan menjalani tes dan mengujinya dengan motor MotoGP. Kami harap, jika ada beberapa area ber­bahaya, kami bisa mengatasi dan men­gendalikan situasinya,” tutupnya.

Marquez sendiri dalam wawancara terbarunya, sempat punya pandangan yang sama dengan Rossi. Tikungan tera­khir jadi perhatiannya sebab jadi lokasi kecelakaan pem­balap Formula 1 Daniil Kvyat di sesi kualifikasi Grand Prix Austria, awal bulan lalu.

“Kebanyakan dari layout terlihat cukup bagus, tapi ada tanda tanya di tikungan tera­khir yang mana Daniil Kvyat mengalami kecelakaan,” kata Marquez, yang su­dah menjajal Red Bull Ring dalam promosi motor Honda, kepada motorsport.

“Kami harus melihat bagaimana mereka melind­ungi daerah rawan dengan airfence (dinding balon udara di pinggir sirkuit). Hingga kami balapan di sana, tidak ada yang tahu apa yang perlu ditingkatkan,” tegasnya.

Faktor keamanan memang jadi per­hatian para pembalap belakangan ini. Pasalnya, beberapa waktu lalu joki Moto2 Luis Salom tewas akibat kecelakaan di ti­kungan Sirkuit Catalunya, awal Juni lalu.

loading...