BOGOR TODAY – Beberapa kali kinerja DPRD Kabupaten Bogor dikritik berbagai kalangan, karena dinilai tidak transparan dan juga belum maksimal manfaat kinerjanya oleh masyarakat Kabupaten Bogor.

Padahal, 5,7 juta jiwa penduduk yang tinggal di Bumi tegar Beriman sangat berharap banyak kepada para wakilnya yang duduk di kursi parlemen dan idealnya memperjuangkan aspirasi konstituen ditengah segala kekurangan dan ketidakberdayaan yang terjadi tertumpu pada institusi DPRD.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto berterima kasih kepada masyarakat yang mengkritik institusi yang dipimpinnya, karena kritik dari masyarakat merupakan tanda kasih sayang dan perhatian masyarakat terhadap DPRD.

“Hal ini akan kami jadikan bahan evaluasi kami ke depan agar semua bisa ideal dalam pelaksanaan tupoksi, walaupun tidak akan bisa memenuhi semua ekspektasi masyarakat Kabupaten Bogor. Tapi saya sudah bertekad untuk melakukan yang terbaik agar manfaat DPRD bisa dirasakan masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.

Kendati banyak kiritikan yang menerpa DPRD Kabupaten Bogor, namun menurut Rudy selama ini institusinya sudah melakukan hal-hal yang memang menjadi tupoksi DPRD Kabupaten Bogor, hanya saja minimnya publikasi kepada masyarakat dan akhirnya 55 anggota dewan dianggap oleh sebagian kalangan tidak bekerja maksimal.

“Kami terus melakukan komunikasi dengan eksekutif terkait pemaksimalan penggunaan anggaran yang sudah di budgetkan agar masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan, dari sisi pengawasan pun kita terus lakukan sesuai dengan leading sector masing-masing komisi, seperti sidak-sidak, menanggapi keluhan masyarakat dilapangan dan juga rapat-rapat kerja dengan eksekutif terkait tindak lanjut aduan masyarakat,” paparnya.

Politisi Gerindra ini pun mengakui bahwa selama ini DPRD Kabupaten Bogor tidak mengoptimalkan kemajuan zaman seperti teknologi yang bisa memudahkan masyarakat untuk mengakses segala informasi bahkan bisa berkomunikasi langsung dengan para legislatif dan menyampaikan keluh kesah masyarakat.

“Saya pahami masyarakat butuh informasi intens terkait apa yang wakilnya lakukan, inilah yang sedang kami matangkan. Sebentar lagi informasi ini akan kami buka luas kepada masyarakat melalui saluran komunikasi yang kami sediakan di Media Center DPRD Kabupaten Bogor, mulai dari berita kegiatan DPRD di website resmi kami, sarana pengaduan masyarakat berbasis aplikasi, interaksi kepada masyarakat di media sosial, dan juga nanti akan kami sajikan rapat DPRD melalui media visual Youtube resmi kami, mohon bersabar semua sedang dalam proses dan segera akan di launcing setelah konsepnya kami sepakati,” pungkasnya. (Adit)