Untitled-1Esok hari atau Rabu(27/7/2016), nasib Rio Haryanto di Formula Satu (F1) akan ditentukan. Tim Manor Racing akan mengumumkan kepastian satu-satunya pebalap Indonesia tersebut.

RIO sampai sekarang masih belum memiliki kejela­san akan balapan selama semusim atau setengah musim. Pasalnya, ia belum melunasi sisa pembayaran kurang lebih 7,5 juta euro dari total 15 juta euro yang diminta Manor untuk bisa balapan semusim penuh.

Manajer Rio Haryanto, Piers Hunnisett, saat ini berada di Ing­gris bersama Rio usai menjalani balapan di Budapest, Hungaria, (24/7/2016). Ia mengaku belum mendapat konfirmasi dari Man­or mengenai nasib Rio di Grand Prix (GP) selanjutnya. “Saya kira Manor akan mengumumkan na­sib Rio melalui situs resminya. Saya pikir kita akan mengeta­huinya pada Rabu (25/7),” kata Hunnisett melalui pesan singkat kepada, Senin (25/7/2016) sore.

Bila pembayaran lunas atau Manor memberi toleransi kem­bali ke Rio, pebalap berusia 23 tahun tersebut akan lanjut bala­pan di Jerman pada 31 Juli men­datang. “Semua orang bekerja keras, termasuk Manor untuk mempertahankan Rio di tim itu. Akan terapi kami hanya akan tahu hasilnya pada Rabu (27/7) nanti,” ucapnya kembali.

Sebelumnya, Menpora Imam Nahrawi, berharap akan ada kejutan dari sponsor apa­pun untuk membantu Rio. Ia mengaku tak akan berhenti mencari sponsor hingga detik terakhir. “Komunikasi terakhir kami ketika mau berangkat ke Budapest, itu saja. Semoga dalam waktu satu dua hari ada kejutan. Sponsor swasta, atau asing pun tak ada soal,” ucap Imam.

Masa depan Rio bersama Manor Racing masih menjadi tanda tanya usai balapan GP Hungaria, Minggu (24/7). Rio hingga kini belum membayar uang sisa sekitar 7,5 juta euro dari total 15 juta euro yang dim­inta Manor untuk bisa balapan semusim penuh.

Pasca-balapan GP Hun­garia, Imam mengaku belum lagi berkomunikasi dengan pi­hak Rio atau mendapat kepas­tian nasib pebalap 23 tahun itu bersama Manor. “Komunikasi terakhir waktu mau berangkat ke Budapest itu saja. Semoga dalam waktu satu dua hari ada kejutan. Semoga ada sponsor swasta, atau asing pun tak jadi masalah.Toh, Rio juga mem­bawa nama Merah Putih kan,” kata Imam di ruang media Ke­menpora, Senin (25/7) siang.

Imam belum pasrah den­gan kondisi yang dihadapi Rio. Imam mengatakan pihak Ke­menpora tidak akan berhenti mencari sponsor untuk pebalap kelahiran Surakarta itu hingga detik terakhir. “Sekarang kita sudah tahu yang dibutuhkan Manor adalah sponsor. Kami sudah berusaha meyakinkan sponsor tanah air, BUMN, dan yang lain-lain,” ucap Imam.

“Tapi, faktanya belum ada yang tertarik selain Pertamina. Kalau seandainya dalam hitun­gan jam ada sponsor lain yang ingin mensponsori Rio, tidak ada soal,” sambungnya.

Lebih lanjut, Imam juga se­cara pribadi memohon maaf kepada Rio karena tidak dapat membantu lewat jalur APBN. “Penggunaan APBN ini harus lewat persetujuan DPR, Men­teri Keuangan, dan tentu opini masyarakat. Ini harus dijadi­kan pelajaran bagi kita semua, terutama bagi Manor. Edukasi masyarakat soal F1 perlu dimak­simalkan, karena tidak semua orang tahu soal F1,” ucap Imam.

Meski Rio belum juga meraih poin di ajang F1 2016, Imam tetap bangga dengan penampi­lan pebalap kelahiran Surakarta tersebut hingga 11 seri yang su­dah dijalani. “Saya kira semuan­ya belajar dari kenyataan ini. Dan kita tidak boleh menyerah, siapa tahu di kesempatan beri­kutnya kita bisa lebih baik lagi dari ini,” ujar Imam.

Bagi Manor, seperti diakui Direktur Balap tim tersebut, Dave Ryan, masih berharap Rio tetap ikut kompetisi semusim penuh.

“Kami masih memiliki Rio di kokpit, dan kami bekerja den­gan manajemen Rio. Dan kami akan melakukan segala hal yang kami bisa untuk mengamankan dia hingga sisa musim,” kata Ryan seperti dikutip dari Re­uters, Senin (25/7/2016).

Namun, Ryan tak menu­tup kemungkinan timnya akan memiliki rencana lain jika Rio tak bisa mengamankan ‘dana partisipasi’ tersebut. “Ya, kami memiliki Rencana B, kami pu­nya Rencana C, kami puna Ren­cana D. Tentu kami memiliki berbagai opsi dan juga gagasan. Namun, Rencana A adalah tetap mempertahankan Rio di mobil sehingga itulah tujuannya,” ujar Ryan.

Grand Prix selanjutnya akan digelar pekan depan di Jerman. Ada sedikit waktu bagi Rio untuk memenuhi sisa dana partisipasi sebesar 15 juta euro agar bisa melanjutkan kompetisi. Sejauh ini Rio baru memenuhi 7,5 juta euro. Namun, Rio menyatakan dirinya ingin fokus pada GP se­lanjutnya saja. “Dari sisi saya sekarang hanya fokus untuk Jer­man, dan juga tim [Manor] juga fokus untuk Jerman,” kata Rio.

(Yuska Apitya Aji)

 

loading...