noorsyJAKARTA TODAY– Ekonom Ich­sanuddin Noorsy dan pasangan­nya Ahmad Daryoko kemarin mendaftarkan diri sebagai bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta me­lalui jalur independen.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta me­nyatakan kemarin adalah hari terakhir pendaftaran untuk bakal calon gubernur dan wakil calon gubernur dari jalur inde­penden. Noorsy dikenal sebagai pengamat ekonomi sedangkan rekannya, Daryoko dikenal seb­agai Ketua Dewan Pembina Seri­kat Pekerja PLN.

 

Pasangan tersebut datang ke KPU Provinsi DKI Jakarta di Ja­lan Salemba Raya sekitar pukul 14.00 WIB. Keduanya kompak mengenakan baju berwarna pu­tih. Ditemani para pendukung, Noorsy dan Daryoko membawa sembilan kotak dukungan.

Keduanya juga langsung menemui komisioner KPU dan Badan Pengawas Pemilu un­tuk menyerahkan persyaratan calon dari jalur independen. “Hari ini saya ikut karena kami bersimpati terhadap situasi Jakarta dan kami bersungguh-sungguh mewujudkan Jakarta berkah,” kata Noorsy di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Min­ggu (7/8).

Noorsy mengatakan for­mulir B1-KWK yang terdiri dari surat pernyataan dukungan beserta fotokopi KTP yang disusun per kelurahan itu sudah dilengkapi. Formulir dukungan tersebut, katanya, berjumlah sekitar 600 ribu individu. Noorsy menjelaskan dia mengumpulkan KTP du­kungan secara diam-diam sejak November 2015. “Selama saya kumpulkan KTP tak sekali pun kamera ke wajah saya. Di sana kami berbuat untuk masyara­kat, kami menangkap gejolak kemarahan, kegundahan seka­ligus,” paparnya.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sumarno mengatakan berkas maksimal paling lambat diterima pukul 16.00 WIB. KPU Jakarta akan menghitung jumlah minimal du­kungan harus sebesar 542.213.

Selanjutnya dukungan itu akan diverifikasi secara adminis­tratif pada 17 Agustus nanti. Dia menegaskan verifkasi faktual pun dilanjutkan pada 24 Agus­tus hingga 6 September.

Pada hari terakhir pendaf­taran, sejumlah bakal calon gubernur dan calon wakil gu­bernur jalur independen men­datangi kantor KPUD Provinsi DKI Jakarta. Mereka adalah Rusli Ibrahim, Eki Pitung dan Jamalu­ddin. Namun, hanya Noorsy dan Daryoko yang mendaftar dan menyerahkan syarat dukungan. (Yuska Apitya/net)

loading...