rosberg-2015-chinaBUDAPEST– Pembalap Mer­cedes-AMG-Petronas, Nico Rosberg posisinya di puncak klasemen sementara Formula One (F1) 2016 tergusur oleh rekan setimnya sendiri, Lewis Hamilton yang sukses mere­but podium tertinggi pada GP Hungaria di Sirkuit Hungaror­ing, akhir pekan lalu.

Memulai GP Hongaria dari posisi terdepan, Rosberg sudah tergusur ke urutan dua sebelum masuk tikungan pertama. Disalip Hamilton, pembalap asal Jerman itu tak mampu lagi merebut po­sisi terdepan hingga a k h i r ny a h a r u s puas dengan podium kedua.

Hasil tersebut dan di­barengi sukses Hamilton jadi juara, membuat Rosberg ter­gusur dari puncak klasemen pembalap. Nilainya yang ber­jumlah 186 tertinggal enam poin dibanding Hamilton.

Ini jadi kenyataan pahit yang harus diterima Ros­berg. Padahal, dia tampil san­gat dominan di awal musim dengan menyapu bersih ke­menangan di empat balapan pertama. Keunggulan 43 poin yang sempat dia punya atas Hamilton lenyap setelah mele­wati enam balapan.

“Sejauh ini masih menjadi musim yang bagus. Karena seperti yang selalu saya bi­lang, saya tidak m e n g h i t u n g poin. Musim masih panjang dan segalanya masih mung­kin. Saya hanya fokus pada memenangi balapan-balapan. Itu tak berjalan baik hari ini, kami kehilangan itu di tikungan pertama,” ucap Rosberg di Crash.

Dalam pernyata­annya usai balapan, Hamilton menyebut start yang oke membantunya memenangi balapan. Rosberg sependapat dengan hal itu, bahwa kesalahan yang dia buat di awal race harus dibayar dengan kegagalan jadi juara.

“ B a l a p a n ­nya ditentukan di sana. Start saya oke, tapi saya sedikit kalah dari start-nya Lewis dan juga Daniel (Ric­ciardo). Saya berada di jalur yang sempit di antara mereka berdua, jadi saya harus mun­dur. Saya mampu merebut po­sisi kedua lewat sisi luar, tapi saya kehilangan kemenangan di sana,” lanjut dia.

Kemenangan yang didapat di Hongaria disertai perseter­uan antara Hamilton dengan Rosberg.

Hamilton merasa Rosberg seharusnya dijatuhi sanksi yang membuatnya batal dapat pole position karena pelang­garan yang dilakukan di sesi kualifikasi. Namun, pembalap asal Jerman itu kemudian din­yatakan tak bersalah dan tetap berhak atas posisi start terde­pan.

Hamilton, yang start dari posisi kedua, ternyata tidak butuh waktu lama untuk merebut status pemimpin balapan. Di tikungan pertama pembalap asal Inggris itu su­dah menyalip Rosberg dan mempertahankan posisi terse­but sampai finis.

“Yeah, start adalah se­galanya. Saya menjalani start yang bagus…,” ucap Hamilton usai balapan.

“Ada Red Bull di sisi dalam, jadi saya memberikan tekanan keras di tikungan pertama. Tapi tim (Mercedes) melakukan pekerjaan yang fantastis dengan strateginya, seperti biasanya menyiapkan mobil. Orang-orang di pabri­kan terus berupaya maksimal. Jadi, terima kasih besar untuk mereka karena ini adalah ha­sil yang bagus sebagai sebuah tim. Yeah, ini hari yang he­bat,” lanjutnya di situs resmi F1. (Rishad/Dts/ed:Mina)

loading...