Untitled-13

BOGOR TODAY – Dugaan adanya kongkalikong antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan salah satu kontraktor dalam lelang pembangunan tahap III Stadion Pakansari, Cibinong dibantah oleh Bupati Bogor, Nurhayanti, Senin (25/5/2015). an para perusahaan juga tidak dipungut biaya apapun kok,” ujarnya. PLBJ juga memberikan tenggat waktu lima hari bagi perusahaan yang merasa keberatan dengan putusan ini untuk meberi sanggahan. “Apabila perusahaan lain bisa membuktikan adanya kejanggalan, bisa memberi sanggahan dan pemenang bisa dibatalkan,” ujar Kasi Pekerjaan dan Konstruksi, Djoko Pitono. Sementara itu, Kasi Sarana dan Prasarana Dispora, Ikin Sodikin Partamiharja mengatakan ia tidak mengetahui pemenang lelang tersebut jika dimenangkan oleh PT Prambanan Dwipaka. “Saya tahu ada lelang tahap tiga. Tapi siapa yang menang saya tidak tahu,” kilahnya. Terpisah, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Wawan Hikal mengingatkan jika stadion kebanggaan warga Tegar Beriman Ini harus dibangun sesuai dengan standar dan jangan sampai kejadian satdion runtuh di Gede Bage, Bandung terjadi di Bogor. “Siapapun yang menang lelang itu, Dispora harus memastikan jika stadion kebanggan Kabupaten Bogor ini harus dibangun dengan kualitas dan kuantitas material yang sesuai standar. Jangan sampai tragedi Bandung (stadion runtuh, red) terjadi disini,” jelas Wawan. Wawan juga mengatakan siap memanggil pihak penyedia lelang dan Dispora jika memang ada kejanggalan dalam proses lelang tahap tiga tersebut. “Kalau memang ada permainan disana, kami akan panggil, tapi sebelumnya kita konfirmasi dulu ke merekam,” ujarnya. Dihimpun dari web resmi LPSE.go.id, PT Prambanan Dwipaka dianggap telah memenuhi segala persyaratan yang melingkupi persyaratan kualifikasi, administrasi dan teknis dengan harga penawaran Rp 188.265.700.000,00 dan harga terkoreksi Rp 188.265.741.000,00.

Baca Juga :  Tunjukan Eksistensi, PK KNPI Pamijahan Menggelar Vaksinasi Massal

(Rishad Noviansyah)