risha-adi-widjaya-2__615cbdbBANDUNG, Today – Persib hingga saat ini belum dapat memastikan keikutsertaannya pada turnamen Piala Presiden 2015.

Sebab, dalam undangan tersebut, pihak penyelenggara tidak menyertakan rekomen­dasi dari PSSI selaku induk persepakbolaan tanah air.

Direktur Oprasional PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Risha Adi Widjaya menjelaskan Persib diharuskan mengikuti segala kegiatan per­tandingan yang direkomenda­sikan, baik bersifat turnamen, persahabatan, maupun kompe­tisi sekalipun.

“Jadi harus ada tahapannya untuk menjalani pertandingan. Jika surat turnamen tersebut ada rekomendasi dari PSSI, sudah pastinya kita ikut. Kalau tidak ada, mana bisa kita ikut,” kata Risha di Graha Persib.

Tidak adanya rekomendasi dari PSSI, berimbas pula ke­pada sulitnya mendapatkan sponsor untuk menyokong ke­butuhan tim selama mengikuti turnamen.

Bahkan, pihaknya pun ma­sih harus memikirkan sponsor yang tertera di jersey Persib saat tampil pada QNB League 2015.

Baca Juga :  KORMI Kota Bogor Raih 9 Juara di 5 Inorga pada Pembukaan FORPROV ke 4 Tahun 2022

“Kita juga bingung, mau gi­mana lagi. Apalagi pertandin­gan di kompetisi (QNB League) baru dua kali pertandingan. Apa nilai jual kita?. Sponsor saat ini masih ‘wait and see’. Karena mereka paham dengan kondisi persepakbolaan kita,” ucapnya.

Kabarnya, turnamen yang dihelat mulai pertengahan bu­lan ini, menggunakan sistem seperti Liga Champion Eropa. Tepatnya, 2 Agustus akan jadi kick off awal Piala Presiden

Sebelumnya memang selu­ruh kegiatan Persib termasuk laga persahabatan memang mesti mendapat persetujuan PSSI. Hanya saja Piala Presiden ini merupakan turnamen ben­tukan Menpora yang jelas-jelas sedang berseteru dengan or­ganisasi yang dipimpin oleh La Nyalla Mattalitti tersebut.

“Kita juga kemarin kalau mau main uji coba resmi harus ada surat rekomendasi FIFA. Kaya waktu terakhir lawan Se­langor itu ada ada rekomen­dasinya,” tukasnya.

Baca Juga :  NPCI Dukung Atlet Paralympic Raih Juara Umum pada Paperda VI Jabar

Bebaskan Legiun Asing

Perihal masa depan pemain Persib sendiri Risha menegas­kan jika para legiun asingnya memang sudah dibebaskan. Termasuk jika ada peminat dari klub di luar Indonesia.

Belakangan diketahui Vladi­mir Vujovic sudah membulat­kan keputusan untuk hengkang dari Persib. Namun lain halnya dengan Makan Konate yang ingin kembali bermain untuk Maung Bandung, setelah situasi sepak bola Indonesia pulih.

Untuk para pemain lokalnya, Risha menegaskan jika Persib tidak dibubarkan, namun han­ya diistirahatkan untuk jangka waktu yang belum ditentukan, sampai pada saatnya nanti akan kembali dikumpulkan.

“Pemain asing memang dari manajer juga dipersilahkan un­tuk mencari klub lain, karena kita tidak bisa menjamin. Ka­lau pemain lokal mungkin di­rumahkan dulu,” pungkasnya.

(Imam/net)