sriwijyaPALEMBANG, Today – Manajemen Sri­wijaya FC belum menentukan pelatih yang bakal menangani Laskar Wong Kito saat menghadapi Star Ball Indo­nesia dalam pertandingan ekshibisi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada 27 Juni.

Sekretaris tim Achmad Haris men­gungkapkan, di laga nanti, Sriwijaya FC akan bermaterikan pemain dari tiga tim. Selain Sriwijaya FC, ada juga pemain dari tim U-21 dan Pra PON Su­matera Selatan.

“Sekarang kita belum bisa menen­tukan siapa pelatihnya. Sebab, pemain yang akan memperkuat SFC ini pemain gabungan. Mungkin pada 20 atau 21 Juni sudah kita tentukan siapa saja pe­mainnya. Karena mereka ini tim gabun­gan, jadi harus dipadukan dulu,” kata Haris kepada Goal Indonesia.

Untuk itu sebelumnya, akan dikoor­dinasikan dulu dengan manajemen siapa yang siap. Mungkin bisa saja pelatih Pra PON Rudy Keltjes.

Mengenai izin pertandingan, mana­jemen mengaku tidak mengalami kendala setelah melakukan perte­muan dengan Kapolresta Palembang Kombes Pol Tjahyono Prawoto.

“Pihak Polresta memberikan izin,” kata media officer SFC Sidratul Muntaha.

Sementara itu, panitia pelaksana (panpel) pertandingan menaikkan harga tiket untuk laga tersebut. Untuk VVIP merah yang sebelumnya Rp100 ribu, naik menjadi Rp300 ribu.

Kemudian VIP biru dari Rp45 ribu menjadi Rp100 ribu. Untuk Barat atas dari Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu, be­gitu juga tribun timur dari Rp25 ribu menjadi Rp50 ribu. Sedangkan tribun suporter Utara dan Selatan yang sela­ma ini Rp15 ribu mengalami kenaikan Rp50 ribu.

“Saya rasa harga ini cukup pantas. Karena yang kita undang ini salah sa­tunya pemain bintang Chelsea, Diego Costa, pemain top, dia juga top skor di Chelsea. Jadi saya pikir ini sesuai,” kata Nirmala Dewi, wakil ketua panpel yang juga direktur marketing dan promosi PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM).

Kalau untuk suporter tetap ada diskon 50 persen. Sesuai dengan kes­epakatan bersama.

(Imam/net)