DSC_0611Nasib tim sepakbola kebanggaan Kabupaten Bogor di ujung tanduk terbelit persoalan finansial yang masih tak berujung

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Sejak mengawali persiapan musim kompetisi Liga Indo­nesia Divisi Utama 2015/2016, Persatuan Sepakbola Indonesia Kabupat­en Bogor (Persokabo) mengal­ami kesulitan finansial. Namun hingga kini persoalan tersebut masih belum menemukan titik terang.

Bersiap mengikuti kom­petisi Hizbul Wathon di Pe­kalongan, tim berjuluk Laskar Pajajaran ini masih harap-ha­rap cemas dengan nasib mer­eka ke depan. Mereka melan­jutkan latihan rutin hanya bermodalkan loyalitas kepada tim kebanggan Kabupaten Bo­gor tersebut.

Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bo­gor, Hendra Budiman men­egaskan bahwa pihaknya ten­gah berusaha mencari jalan keluar dengan mediasi antara Manager Persikabo dengan pi­hak pemangku kebijakan.

Baca Juga :  Tahun Ini Akan Ada Dua GOR yang Akan Berdiri di Kota Bogor Sebagai Janji Kampanye Wali Kota

Namun, Hendra mengaku masih menemui kesulitan untuk mendudukkan mer­eka dalam satu meja bersama. “Saya sampai saat ini masih kesulitan mempertemukan Manager Persikabo, HM Ha­ris dengan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bo­gor,” katanya kepada BOGOR TODAY, baru-baru ini.

Hendra menyebutkan HM Haris masih sulit untuk dite­mui di tengah kesibukannya. “Kami sudah ada niatan dan merangkul Manajer Persikabo M. Harris untuk mencari ja­lan keluar dari permasalahan dana, namun beliau sangat sibuk sehingga belum pernah terjadi pertemuan,” ujarnya.

Baca Juga :  KORMI Kota Bogor Raih 9 Juara di 5 Inorga pada Pembukaan FORPROV ke 4 Tahun 2022

Bupati Bogor, Nurhayanti turut angkat bicara. Dirinya menyatakan juga sudah ada niatan untuk membantu klub andalan Kabupaten Bogor itu. “Karena sudah tidak dimung­kinkan diberikannya suntikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten untuk Persikabo, maka kami tidak bisa mem­berikan suntikan dana,” kat­anya.

Nurhayanti melanjutkan bahwa Pemkab akan berdis­kusi dengan Manajer Persika­bo dan Askab PSSI Bogor agar Persikabo tetap eksis di dunia sepak bola nasional atau Divisi Utama. “Kami akan mencoba menggandeng pihak swasta untuk membantu Persikabo,” akunya. (*)