Berita-3BOGOR, Today – Para bintang sepakbola tanah air yang selama ini merumput di kompetisi Liga Super Indonesia (QNB) masih se­tia mengais rupiah di liga-liga an­tar kampung (tarkam) yang ban­yak digelar di daerah.

Menyusul masih belum jelas­nya gelaran kompetisi di Liga Indonesia, pasca kisruh antara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kontra Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang berbuntut turunnya sanksi FIFA.

Salah satunya adalah Gu­nawan Dwi Cahyo yang terlihat turun bermain di dua kompetisi Tarkam di Kota Bogor. Mereka turun memperkuat tim-tim lokal demi dapur rumah tetap ‘ngebul’.

Baca Juga :  Jawa Barat Jadi Pemilik Tetap Piala Presiden Porwanas XIII

Terbaru, para pemain bintang itu bermain di kompetisi Pormus Cup yang baru saja usai Minggu (14/6/2015) lalu. Erik Ebol dkk memperkuat tim GRC dan keluar sebagai juara usai menundukkan Rajawali FC di kompetisi lokal tersebut.

Target Tim GRC untuk menjadi juara Pormus Cup akhirnya terwu­jud. Erik Ebol dkk. akhirnya men­gangkat trofi usai membungkam Rajawali 2-1 (2-0), pada laga final di Lapangan Unitek, Tajur, Minggu (14/6). Dua gol kemenangan dice­tak Goben (30, 45). Balasan lawan dihasilkan Agus Salim (80).

Baca Juga :  Hasil Klasmen dan Topskor Piala Dunia Qatar 2022

Usai pertandingan manajer GRC, Ujang Supriadi mengaku puas dengan performa timnya. “Target kami menjadi juara akh­irnya terwujud. Para pemain tampil dengan semangat, dan kerja keras. Kemenangan ini un­tuk warga Cibanon,” kata Ujang.

Lebih lanjut ditambahkan Ujang, timnya pantas meraih juara karena tampil stabil dari babak penyisihan. “Terima ka­sih kepada para pemain yang tampil konsisten. Mereka pantas mendapatkan trofi ini. Tak lupa, kemenangan ini tak lepas dari dukungan warga Cibanon,” pung­kasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)