118451_01562128052015_Destry_DamayantiJajaran Polres Bogor berhasil mebongkar satu sindikat prosti­tusi online. Polisi juga menangkap 10 mucikari dan 14 Pekerja Seks Komersil (PSK) di bawah umur yakni berusia 13 dan 15 tahun.

Oleh : (Yuska Apitya Aji)

PROSES seleksi calon pimpinan KPK masih berlangsung hingga 24 Juni 2015. Hingga Selasa (16/6/2015) kemarin pe­tang, sudah ada 121 orang yang mendaf­tar. Siapa saja mereka?

“Sudah ada 121 yang mendaftar. Itu posisi sampai hari ini,” ujar Anggota Pansel KPK Harkristuti Harkrisnowo saat ditemui wartawan di Gedung Sek­retariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/ 2015).

Harkristuti meceritakan, di antara 121 itu terdapat beberapa anggota Polri yang masih aktif. Namun untuk jumlah angota Polri yang mendaftar dia belum bisa memastikan. “Polisinya masih ak­tif,” katanya. Harkristuti juga mengatakan, ada perso­nel TNI yang tertarik untuk mengikuti seleksi, namun belum mendaftar. “Kalau yang TNI ini sudah prunawirawan. Tapi belum daftar, baru tanya-tanya saja,” katanya.

Baca Juga :  Leicester City Membungkam Nottingham Forest Dengan Skor Telak 4-0

Ia juga mengatakan, Pansel KPK akan melakukan pertemuan dengan beberapa pi­hak. Pansel KPK akan mendengar presentasi dari calon assessor (tim penilai). Di antaranya dari Psikologi UI, Unpad dan Unair. “Hari ini kami mau mendengar presentasi dari calon as­sessor kami. Ada lima lembaga, ada psikologi UI, DDI, Dinamis, Telkom, Unpad dan Unair,” jelas Harskristuti.

Panitia seleksi KPK sejauh ini masih terus menjaring orang-orang untuk mendaftar se­bagai calon pimpinan lembaga antirasuah 2015-2019. Ketua Pansel KPK Destry Dama­yanti menegaskan para calon tersebut harus memenuhi syarat administrasi terlebih dahulu.

Pansel sendiri telah menampilkan per­syaratan di dalam situs mereka. Salah satunya tentu para calon pimpinan itu harus melapor­kan harta kekayaannya. “Iya tentu di dalam persyaratan awal seperti itu (wajib lapor LH­KPN),” ucap Destry usai menemui Jaksa Agung HM Prasetyo di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Se­lasa (16/6/2015).

Baca Juga :  73 Ribu Jiwa Warga di Kabupaten Bogor Miskin Ekstrem

Destry menyebut sampai hari ini sudah ada 121 orang yang mendaftar sebagai calon pimpinan KPK. Namun belum semua meleng­kapi syarat administrasi yang telah ditentukan pansel.

Oleh sebab itu, pansel belum dapat mengungkapkan nama-nama para pendaf­tar tersebut ke publik. Namun Destry meya­kinkan, publik akan mendapat kesempatan untuk memberikan penilaian terhadap para calon pimpinan KPK setelah semua syarat ad­ministrasi dipenuhi. “Nama kami belum bisa umumkan karena sesuai kesepakatan akan kami umumkan setelah semua lengkap admin­istrasi. Misal si Fulan mendaftar terus belum daftar LHKPN tiba-tiba namanya hilang kan nggak pas. Jadi kita ingin semua harus lengkap administrasi kemudian kita tampilkan,” ujar Destry.