Untitled-8Bulan Ramadhan diman­faatkan wahana wisata, The Jungle Waterpark, untuk melakukan main­tenance atau perawatan rutin tahunan. Hal tersebut dimaksdu­kan agar pada saat momen libur Lebaran nanti, seluruh fasilitas yang disedikan oleh The Jungle bisa dinikmati dengan fresh dan aman oleh para pengunjung.

Public Relations Section Head The Jungle Waterpark, Dedi Yudha, mengatakan, wahana air yang terletak di komplek pe­rumahan elite Bogor Nirwana Residence (BNR) ini akan mulai ditutup untuk umum mulai 20 Juni 2015 dan akan dibuka kem­bali mulai 11 Juli 2015.

“Selama wahana ditutup, akan kami manfaatkan un­tuk perbaikan, pengaecatan, pengecekan fasilitas lainnya. Yang rusak akan diperbaiki, yang masih baik akan dirapih­kan. Sehingga ketika libur leba­ran nanti, kondisi wahana lebih fresh dan aman demi kenyaman­an pengunjung,” jelas Yudha.

Yudha menambahkan, pen­ingkatan layanan tidak hanya dilakukan dengan memperbaiki fasilitas saja, melainkan juga ter­hadap para karyawannya. “Sela­ma libur, kami lakukan training kepada SDM untuk meningkat­kan layanan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kunci Pengembangan Bisnis Skincare, IAI Kota Bogor Gelar Seminar Didepan Ratusan Apoteker

Hingga 20 Juni besok, The Jungle masih akan beroperasi dengan mematok tarif tiket Rp95 ribu. Harga tersebut sudah ter­masuk tiket wahana Cinema 4D. “Begitu masuk 11 Juli men­datang harga high seasons mulai akan diberlakukan, yakni Rp120 ribu,” kata dia.

Untuk jam operasional, The Jungle bisa diakses mulai jam 08:00 WIB hingga 16:30 WIB. Nah, khusus high seasons nanti tutupnya hingga 18:00 WIB. “Pada saat hari Lebaran, kita akan buka mulai jam 12:00 WIB. Kami berikan kesempatan untuk karyawan melakukan solat ied dan bersilaturahmi. Untuk cuti bersama kami berikan sebelum lebaran. Jadi, hak mereka juga kami penuhi,” bebernya.

Baca Juga :  Ada Banyak Hadiah di Gebyar 12.12, Tirta Pakuan Kejar 10 Ribu Pemasangan Baru

Yudha juga meproyeksikan bahwa momen libur Lebaran tahun ini akan meningkatkan jumlah kunjungan, meskipun perekonomian nasional sedang tidak me­nentu. “ Ya normal dari tahun ke tahun peningkatan kunjun­gan mencapai 10 persen. Bi­asanya peak pengunjung akan terjadi pada hari kedua setelah lebaran,” jelasnya.

Tidak hanya menggarap pasar Kota Hujan, The Jun­gle juga melakukan manuver hinngga ke luar dareah. Selain Jabodetabek yang menjadi pasar utama, pengunjung dari wilayah Purwakarta, Bandung, Semarang atau bahkan luar pu­lau jawa juga biasanya datang ke The Jungle untuk menikmati libur Lebaran.

“Kita lakukan promo di me­dia sosial, juga kami melakukan email blast ke sekolah-sekolah luar daerah. Ada juga pengun­jung yang melakukan promosi dari mulut ke mulut. Ya, The Jun­gle menjadi salah satu magnet pariwisata di Kota Bogor,” pung­kasnya.

(Apriyadi Hidayat)