IMG_1256BADAN Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memberikan lampu hijau bagi penyelenggaraanTurnamen Piala Kemerdekaan. Namun tidak semua tim yang berlagadi Divisi Utama menyatakan keikutsertaannya

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

CEO Mahaka Sports & Entertaiment Hasani Abdul Gani mengatakan selu­ruh klub-klub profesional akhirnya bisa bernafas lega, karena pihaknya telah mengantongi izin menyelenggarakan tur­namen pramusim untuk mengisi kekosongan kompetisi musim 2015 ini.

“Kita di sini karena diundang oleh BOPI. Belum dikasih surat rekomendasi tapi en­dorsement yakni surat dukungan. Nanti kalau sudah tahu pesertanya berapa, BOPI tetap dalam koridor memverifikasi. Intinya saya sekarang sudah legal,” kata Hasani.

Sejak kompetisi dihentikan oleh PSSI ter­tanggal 2 Mei lalu, PT Liga Indonesia selaku operator resmi ISL dan Divisi Utama sempat mencetuskan rencana pengadaan turnamen bertajuk QNB Championship Cup 2015. Say­ang, karena terhalang izin keramaian dari kepolisian, seluruh pertandingan yang dijad­walkan harus batal.

“Ini lampu hijau. Kalau peserta sudah lengkap dan memenuhi syarat, kita sudah mendapat dukungan 100 persen selama kita bisa mengikuti kriteria yang diajukan oleh BOPI, bukan seperti yang diragukan klub-klub seperti ingin ikut tapi belum tentu dapat izin bermain,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ribuan Suporter Nyalakan 1000 Lilin dan Gelar Doa Bersama di Stadion Pakansari 

Namun, tidak semua tim yang menjadi kontestan Liga Indonesia Divisi Utama me­nyatakan kesediaan untuk mengikuti tur­namen tersebut. Persikabo hingga saat ini masih menunggu kepastian dari pihak mana­jemen dan Liga Indonesia.

“Untuk sementara, tim kami liburkan. Percuma juga jika kami menggelar latihan, karena saat ini jadwal kompetisi pun tidak jelas. Yang jelas, kami berharap agar PSSI dan Kemenpora bisa cari solusi yang terbaik untuk sepak bola Indonesia,” kata Asisten Pelatih Persikabo, Aliyudin.

Tim Persis Solo yang berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia juga menyatakan be­lum bisa menentukan dapat mengikuti Tur­namen Piala Kemerdekaan yang akan digelar oleh Kemenpora pada 25 Juli hingga 15 Agus­tus mendatang.

Chief Executive Officer (CEO) Persis Solo, Paulus Haryoto mengatakan pihaknya telah menerima undangan keikutsertaan klub-klub Divisi Utama termasuk Persis dari Tim Transisi bentukan Menpora Imam Nahrawi.

Tim Transisi secara resmi menyebarkan undangan kepada klub-klub Divisi Utama un­tuk berpartisipasi dalam Piala Kemerdekaan itu. “Persis Solo telah menerima undangan itu, dalam surat nomor: 001/TT-Kemenpora/VI/2015,” katanya Senin (22/6/2015).

Baca Juga :  Buntut Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

Menurut dia, pada Piala Kemerdekaan tersebut digelar mulai 25 Juli hingga 15 Agus­tus 2015 dengan format kejuaraan “home tournament”, tetapi belum diketahui tuan rumah dan jadwal pertandinganya.

Surat undangan yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Tim Transisi Tommy Kur­niawan tersebut menyebutkan bahwa setiap tim peserta berhak mendapatkan kompen­sasi biaya akomodasi seperti perjalanan dan penginapan, serta dana setiap pertandingan.

Paulus Haryoto mengatakan timnya sebe­lumnya memang enggan mengikuti pertand­ingan sepak bola Piala kemerdekaan dengan “format home tournament”.

“Tim peserta yang mendaftarkan diberi­kan batas waktu hingga Kamis (25/6/2015). Kami justru setuju jika turnamen dilak­sanakan main home-away. Karena, sistem ini, akan lebih luar biasa gairah sepak bola suporter di daerah,” ujarnya.

Menurut dia, klub-klub di daerah jika mempunyai kesempatan bermain di kan­dang sendiri, mereka justru akan lebih man­diri. Persis juga siap jika menjadi tuan rumah turnamen tersebut.