evan-dimasJAKARTA, Today – Nahusam FC sebagai klub baru yang berada di bawah naungan PT Nahusam Pratama Indo­nesia (badan hukum Pusa­mania Borneo FC), tengah getol mengumpulkan para pemain level nasional dalam tim mereka.

Meski hanya untuk ber­main di turnamen antar kampung alias tarkam ber­tajuk Liga Ramadan 2015 di Makassar. Teranyar, mereka mendatang­kan dua penggawa timnas Indone­sia U-23 Evan Dimas Dar­mono dan Hansamu Yama Pra­nata.

Ked­ua pe­main itu pun dipastikan Komis­aris PT NPI, H Nabil Husein Said Amin, melalui akun twitter-nya @nabilhusein17. “Selamat datang @Evan_DD & @hanza­muyama di kota Daeng Makas­sar, selamat bergabung dengan NahusamFC,” tulis Nabil.

Dengan demikian, Evan dan Hansamu bakal meleng­kapi para pemain profesional yang ikut bergabung dalam tim tersebut lebih dulu seper­ti Diego Michiels, Zulkifli Syu­kur, hingga Hamka Hamzah.

Nahusam FC memang ban­yak diperkuat para pemain PBFC dalam turnamen itu. Pada laga perdana, mereka berhasil menaklukkan Gowa FC, skor 5-0, 17 Juni lalu.

Hal itu dibenarkan oleh Ton­ny Ho yang juga merupakan asisten pelatih Persebaya. Ia mengatakan bahwa Evan bergabung dengan Nahusam FC. Menurut Tony, Evan juga sudah berada di Makassar dan hadir dalam sesi berlatih rutin Nahusam FC.

“Ya ini a n a k n y a sudah di la­pangan. Tapi saya nggak tahu dia akan ikut latihan hari ini atau besok latihan,” ucap Tony.

Sementara itu, Bos Perse­baya, Gede Widiade mengaku sudah memberikan izin kepa­da Evan Dimas yang bermain pada turnamen antar kampung (tarkam) yang diselenggarakan di Makassar. Menurut Gede, sepulang dari Makassar, Evan akan langsung ke Banyuwangi.

Gede mengaku sudah men­getahui hal ini. Evan, sambung Gede, sudah meminta izin un­tuk main tarkam di Makassar. “Dia sudah izin kalau mau ke Makassar,” aku Gede.

Meski bermain di Makas­sar, Evan tetap akan tampil pada turnamen Sunrise of Java Cup yang akan diseleng­garakan di Banyuwangi 30 Juni-5 Juli.

“Tidak ada masalah. Evan tetap main di Banyuwangi,” be­ber pengusaha asal Surabaya ini.

Persebaya memang mem­biarkan pemainnya untuk bermain tarkam dengan ala­san untuk menyambung hid­up. Namun Persebaya tetap mewanti-wanti agar para pe­main yang turun di tarkam bisa menjaga diri dari cedera.

(Imam/net)