Berita-2---Bibin-RubiniBOGOR, Today – Penjaringan bibit atlet saat ini kian susah. Padahal talenta-talenta muda berpotensi banyak terserak. Pas­alnya, ketika menjadi atlet, tidak ada jaminan masa depan bagin­ya ketika telah lewat usia emas. Hal inilah yang menjadi keresah­an Ketua Persatuan Olahraga Da­yung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Bogor, Bibin Rubini.

Pria yang juga menjabat seb­agai rektor di Universita Pakuan ini menilai seluruh aspek perlu melakukan sinergisitas. Baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Pengurus Cabang (Peng­cab) Cabang Olahraga (Cabor), Komite Olahraga Nasional Indo­nesia (KONI) Kota Bogor hingga masyarakat perlu memberikan kontribusi.

Para atlet berprestasi sudah seharusnya mendapat perha­tian, atau pegangan untuk masa depan mereka, kerjasama antar elemen, baik pemerintah dae­rah maupun pengusaha dapat memberikan kontribusi bagi masa depan para atlet daerah. “Atlet harus punya pegangan untuk masa depan. Ini harus menjadi perhatian bukan hanya oleh Pemda saja, tetapi seluruh lapisan masyarakat, baik ma­syarakat umum, maupun pen­gusaha yang bisa memberikan kontribusi kepada para atlet ini,” katanya.

Baca Juga :  Jawa Barat Jadi Pemilik Tetap Piala Presiden Porwanas XIII

Jika perhatian Pemerintah Daerah dinilai kurang responsif terhadap jaminan masa depan para atlet, bukan tidak mung­kin para atletnya akan heng­kang, dan membela daerah lain. “Karena bagaimana pun juga harus ada jaminan untuk masa depan bagi para atlet. Dalam masa Pekan Olahraga Nasional (PON), serta Pekan Olahraga Daerah (Porda), para atlet ini menjadi rebutan, kota atau daerah mana yang bisa memberikan jaminan. Saya kira, atlet pasti akan hengkang untuk mencari wilayah yang bisa memberikan jaminan masa depan yang jelas,” ujarnya.

Baca Juga :  Hasil Klasmen dan Topskor Piala Dunia Qatar 2022

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) KONI Kota Bogor, Basu­ki mengatakan bahwa masalah masa depan atlet sempat men­jadi bahasan antara KONI den­gan Wakil Walikota Usmar Hari­man. “Kita sudah sampaikan beberapa kali. Rata-rata para atlet membutuhkan pekerjaan. Namun hingga kini, Pemkot juga masih belum memberikan kelanjutannya seperti apa,” ka­tanya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)