alfian mujani

BAHLUL memang cerdas. Tapi kecer­dasannya seringkali mengambil arah dan gaya yang berlawanan dengan logika keban­yakan orang. Karena berbeda dengan yang mayoritas, Bahlul seringkali dianggap bloon. Penguasa aro­gan sering terpancing oleh gaya Bahlul ini.

Suatu hari se­orang pejabat di Balaikota yang merasa pintar dan gagah dengan jabatannya, berkata kepada Bahlul yang sedang duduk-duduk di dekat pintu gerbang Balaikota bersama orang-orang yang asyik tawar menawar batu akik: “Bahlul, mulai hari ini kamu diangkat oleh Walikota sebagai pemimpin para babi dan anjing,’’ kata pejabat Balaikota itu. Orang-orang yang da­tang bersama pejabat Balaikota itu ketawa terbahak-bahak dengan olok-olok ini. Namun para pedagang batu akik dan pembelinya mer­asa kasihan sama Bahlul yang diam dengan tenang.

Di luar dugaan, Bahlul pun menjawab den­gan suara lantang: “Kalau begitu, mulai hari ini Anda resmi menjadi anak buahku.” Semua orang Balaikota terdiam membisu. Sementara pedagang dan pembeli batu akik serta orang sekitar yang ikut berkerumun tertawa terba­hak-bahak mendengar jawaban Bahlul.

Hati-hatilah jika ketemu orang semacam Bahlul. Dirgahayu Bogor…!