BOGOR, TODAY – Dua pe­kan jelang hari raya Idul Fitri, Dinas Lalu Lintas An­gkutan Jalan (DLLAJ) Kabu­paten Bogor telah menyiap­kan 300 angkutan mudik yang tersebar di tiga termi­nal pemberangkatan.

Kepala DLLAJ Kabupaten Bogor, Soebiantoro men­gungkapkan jika tiga termi­nal pemberangkatan ada di Cileungsi, Cibinong dan Leuwiliang. “Dari 300 ang­kutan mudik yang ada, kami uji KIR kembali sebelum be­rangkat,” ujar Soebiantoro.

Sementara untuk per­sonel, DLLAJ sendiri telah menyiapkan 160 personel yang disebar di 10 titik lo­kasi atau pos lalu lintas yang tersebar di beb­arapa wilayah yang diprediksi terdapat arus kendaraan yang tinggi.

Baca Juga :  Komunitas Cisadane Resik Ajak Siswa Mengenal Jenis Sampah 

“Untuk per­sonel, kita sudah siap 100 persen untuk mudik tahun 2015. Dari 160 personel itu akan tersebar di 10 lokasi yang diperkirakan memiliki kepadatan kenda­raan yang tinggi seperti Cibi­nong, Citeureup, Cileungsi. Ciawi, Puncak dan Cigom­bong,” lanjutnya.

Pria yang akrab disapa Bibin itu memprediksi jika puncak arus mudik akan terjadi pada H-4 hingga H+3 lebaran. DLLAJ sendiri akan menggandeng pihak kepoli­sian untuk pengaturan lalu lintas yang akan dimulai pada H-7 lebaran.

Baca Juga :  Kembangkan Sektor Pertanian dengan SDM Tani Berkualitas

Selain itu, DLLAJ juga akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabu­paten Bogor untuk melakukan tes urine kepada supir yang ber­tugas membawa pemudik ke kam­pung halaman.

“Selain penga­manan lalu lintas dan kesiapan armada, supirnya pun ha­rus dipersiapkan. Salah satunya tes urine karena tu­juan pemudik ini kebanyakan ke Jawa Tengah jadi kondisi supir pun harus bersih dan sehat,” pungkas Bibin.

(Rishad Novisansyah)