Berita-2-(2)JAKARTA, Today – Bank Tabungan Negara (BTN) sudah memproses akad kredit 80.549 unit rumah dalam program satu juta rumah. Pencapaian itu dibukukan BTN hingga Juni 2015 atau hanya kurang lebih dua bulan sejak program terse­but diluncurkan.

Dengan catatan itu, Maryo­no, Direktur Utama BTN yakin bisa memproses 480.000 unit rumah hingga akhir tahun ini. “Yang terdiri dari 336.000 unit subsidi dan 144.000 unit non subsidi. 80.549 diantaranya telah proses akad kredit. 18.881 sudah proses SP3K. 11.880 proses analisa. Sementara yang potensi sudah mencapai 368.690,” ucap Maryono, Rabu (8/7/2015).

Baca Juga :  Mapag Bulan Mulud 2022 di Bogor

Maryono yakin akan dapat memenuhi target yang ditetap­kan oleh pemerintah dalam program tersebut. Apalagi, lan­jut dia, BTN sudah siap baik itu dari sisi SDM, Teknologi, Pros­es Bisnis, Pendanaan dan Sup­ply Rumah. Seluruh potensi yang ada tengah kami siapkan untuk mendukung program satu juta rumah.

Begitu pun dengan kendala yang ada dalam program satu juta rumah ini terutama di dae­rah tentang masalah perijinan yang berdampak pada harga rumah. “Kami mash mempun­yai keyakinan masalah ini akan selesai dengan baik dan tar­get akan terpenuhi. Sejauh ini kami yakin bahwa pasar mer­espon sangat positif tentang program satu juta rumah ini,” tegas Maryono.

Baca Juga :  Program Otsuka Blue Planet Edukasi Masyarakat Tanggulangi Sampah

Melalui berbagai aksi korpo­rasi dan peningkatan kualitas infrastruktur bisnis, manaje­men BTN juga optimistis mam­pu mendukung pembiayaan program sejuta rumah, sekali­gus menopang kinerja.

Maryono menambahkan, BTN sebagai bank milik negara, memberikan dukungan bagi suksesnya program pemer­intah sekaligus mewujudkan hak asasi seluruh warga negara Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pokoknya akan se­buah rumah yang layak dengan cara mudah, cepat dan murah.

(Adil | net)


1 KOMENTAR

Comments are closed.