01Hossein-ShamsJAKARTA, Today – Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) telah memiliki kan­didat kuat untuk membesut tim nasi­onal futsal Indonesia.

Dia adalah salah satu pelatih tersuk­ses di Asia yang membawa Iran menjuarai Piala Asia sebanyak lima kali, Hossein Shams.

Peramu taktik berusia 54 tahun itu diperkenalkan kepada sejumlah klub fut­sal Indonesia di Kantor Pusat PSSI, Kamis (9/7) sore.

Sekaligus berbagi ilmu dan pemikiran kepada para pela­tih juga manajemen, tentang bagaimana mengembangkan fut­sal di Iran.

Hossein sendiri diberi tugas untuk membawa Indonesia menembus Piala Dunia 2016, maksimal bisa mentas di Pi­ala Dunia pada 2020 mendatang terlepas dari kondisi Indonesia yang saat ini ten­gah disanksi oleh FIFA akibat intervensi Pemerintah.

“Indonesia punya kesempatan bagus untuk berkembang dalam futsal. Saya pernah melihat tim Indonesia, para pemain mereka punya kecepatan dan teknik yang bagus. Dalam futsal, kecepa­tan dengan bola dan teknik merupakan dua elemen yang penting,” kata Hossein dalam keterangannya di forum.

“Insha Allah jika menjadi pelatih tim­nas futsal Indonesia, saya butuh dukun­gan, dan bisa membawa Indonesia ke Piala Dunia futsal 2020,” tambah pria yang direkomendasikan langsung oleh AFC itu.

Bersama Hossein, Iran menjuarai Piala Asia pada 1999, 2000, 2007, 2008 dan 2010. Ia juga mempersembahkan gelar Piala Konfederasi pada 2009 serta dua kali runner-up kejuaraan tahunan di Brasil, Grand Prix de Futsal pada 2007 dan 2009.

“Saya orang biasa dari dunia dan ti­dak bisa menjanjikan apa-apa untuk memastikan kita juara di Asia. Semua akan bekerja keras untuk hal tersebut. Tapi paling tidak, bisa menjanjikan level Indonesia naik dua hingga tiga level,” paparnya.

AFI sendiri belum meresmikan Hos­sein sebagai pelatih Indonesia. Namun Edhi Prasetyo selaku sekretaris jenderal AFI sudah memaparkan bahwa Hossein pilihan terbaik saat ini untuk mencapai ambisi lolos ke Piala Dunia 2016 atau pal­ing tidak 2020.

(Imam/net)