pertanahanBogor Today – Sebagai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, maka setiap Pemerintah Daerah dihar­uskan menyusun rencana pembangunan yang sistematis, terarah, terpadu, dan berkelanjutan dengan mempertimbang­kan keunggulan komparatif wilayah dan kemampuan sumberdaya keuangan daerah.

Dokumen perencanaan yang harus disusun adalah RPJPD, RPJMD, Rencana Pembangunan Jangka Menen­gah Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra-SKPD), Rencana Pembangu­nan Tahunan Daerah atau disebut Ren­cana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Pembangunan Tahunan Satu­an Kerja Perangkat Daerah atau disebut Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja-SKPD).

Rencana Pemban­gunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) merupakan dokumen perencanaan unu­tuk periode 20 tahun yang memuat visi, misi dan arah pembangunan jangka pan­jang daerah yang mengacu kepada RPJP Nasional dan RPJP Provinsi. Sementara, RPJM Daerah merupakan dokumen per­encanaan untuk periode lima tahun yang memuat penjabaran visi, misi, dan pro­gram kerja Walikota terpilih selama lima tahun masa jabatannya.

BACA JUGA :  Pertama Kali Digelar di Kota Bogor, Warga Antusias Hadiri Festival Kurban

Hasil pemeriksaan atas aspek kebi­jakan dan perencanaan penyedian air bersih masih menunjukan kelemahan dari sisi penetapan target, kebijkan pemerin­tah daerah, dan perencanaan PDAM TPKB dengan uraian sebagai berikut:

Pemda Belum Memiliki Perencanaan Pengembangan Air Bersih yang memadai. Penetapan target penyediaan air bersih belum memadai. Target penyediaan air bersih dalam MDG’s, RPJMN dan RPJMD dapat diurai­kan sebagai berikut:

Target MDG’s antara lain menurunkan hingga separuhnya proporsi penduduk tanpa akses terhadap sumber air minum yang aman dan berkelanjutan pada 2015 yaitu air minum perpipaan perkotaan sebesar 67,7% dan sumber air terlindungi perkotaan sebesar 76,1%;

BACA JUGA :  Pj. Bupati Bogor Bentuk Tim Pemeriksa Kesehatan untuk Meriahkan Idul Adha dengan Hewan Qurban Sehat dan Berkualitas

Target RPJMN antara lain persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas pada 2010 – 2014 masing – masing sebesar 62%, 62,5%, 63%, 62,5%, dan 67%, sedangkan persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat pada 2010 – 2014 masing–masing sebesar 85%, 90%, 95%, 100% dan 100%;

Target Pemerintah Kota Bogor da­lam RPJMD Tahun 2010 – 2014 adalah persentase penduduk berakses air minum 70,40%. (*)

======================================
======================================
======================================