3BGeliat bisnis minuman cokelat kian harum saja. Tawaran kemitraan pun terus bermunculan. Tawaran terbaru datang dari Junior Cokelat. Paket investasinya mulai Rp7 juta sampai Rp25 juta. Mitra bisa balik modal dalam dua bulan. Minuman cokelat punya banyak penggemar di Indonesia. Itu juga yang mendorong banyak pemain menawarkan kemitraan. Salah satunya adalah Hendra Hartono yang mengusung merek Junior Cokelat di Solo, Jawa Tengah.

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Usaha yang berdiri tahun 2013 ini resmi menawarkan kemi­traan April 2015. Saat ini sudah ada enam mitra di Solo dan Sra­gen, Jawa Tengah. “Untuk gerai sendiri sudah ada empat di Solo,” kata Muly­atin, Kepala Manajemen Junior Cokelat.

Junior Cokelat menawarkan tiga paket investasi. Yaitu, paket tanpa booth senilai Rp 7 juta, paket booth Rp 11 juta, dan paket junior house Rp 25 juta. Setiap mitra akan mendapat perlengkapan dan bahan baku.

Mitra yang mengambil paket tanpa booth mendapat fasilitas seperti blender, scoop es, gelas, sendok, ember, galon, tisu, seragam karyawan, dan bahan baku awal. Khusus mitra paket booth mendapat tam­bahan gerobak/ booth dengan jumlah ba­han baku yang lebih banyak.

Ada pun mitra yang mengambil paket juniour house mendapat peralatan lebih lengkap lagi. Masa kerja sama untuk semua paket berlaku selama dua tahun dan tidak dikenakan royalti.

Biaya perpanjangan hanya dikenakan Rp 500.000. Untuk bahan baku, mitra wajib mengambil dari pusat. Ada 12 varian rasa yang ditawarkan seperti cokelat junior, cokelat hazelnut, cokelat tiramizu, mocca, cappucino, dan lainnya. Harga jualnya ber­variasi, mulai Rp 6.500-Rp 8.500 per gelas. “Walau murah, tapi kualitas cokelat kami sangat enak,” klaim Mulyatin.

Ia mengatakan, dengan penjualan 100 gelas per hari, mitra diperkirakan bisa meraup omzet Rp 650.000 atau sekitar Rp 19,5 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya bahan baku, sewa tempat, dan biaya operasional lainnya, mitra bisa balik modal sekitar dua bulan.

Agar target tercapai, ia menyarankan mitra memilih lokasi berjualan di tempat ramai, seperti komplek sekolah, area per­belanjaan dan tempat ramai lainnya.

Adapun luas tempat yang dibutuhkan tergantung paket yang dipilih mitra. Untuk paket tanpa booth butuh luas enam meter persegi, paket booth 9 meter persegi, dan paket junior house butuh tempat 64 meter persegi. Tahun ini, Junior Cokelat menar­getkan ada tambahan 10 mitra baru. (KTN)

======================================
======================================
======================================