Foto-HL--(2)GENERASI pilihan dari Kota Bogor membuktikankiprahnya yang membanggakan. Berkatpresta­si yang diraihnyasebagai Paskibra, para pelajar Bogor membawa nama harum kota tercintamenuju tingkat Jawa Barat dan nasional.

Oleh: RIFKY SETIADI
[email protected]

Walikota Bogor, Bima Arya mengaku bangga pada putra dan putri Kota Bogor yang berhasil lolos seleksi sebagai paskibra di tingkat nasi­onal dan tingkat provinsi Jawa Barat. Keban­gaan Bima sangatlah beralasan. Untuk menjadi anggota Paskibraka Nasional, Jawa Barat hanya diwakili oleh 2 orang anggota yang dinyatakan lolos setelah seleksi.

Wakil Provinsi Jawa Barat yang dinyatakan berhasil lolos yaitu Rayandhika Renarand asal SMA Negeri 10 Kota Bogor dan Intania Kusuma Wardhani, pelajar asal SMA Plus Astha Hannas, Subang. Kota Bogor sendiri sudah 12 tahun tak pernah menempatkan kakinya sebagai pasukan Paskibaraka Nasional. Terakhir, Kota Bogor ber­hasil masuk Paskibraka Nasional melalui Dita Septani asal SMA Negeri 1 Bogor di tahun 2003. Kini, penantian panjang itu akhirnya terjawab sudah. Karenanya, Bima memang patut merasa bangga atas prestasi Paskibra tahun ini.

Bima Arya secara khusus melepas anggota Paskibra Kota Bogor yang berhasil menembus seleksi tahap akhir Paskibraka Tingkat Nasional dan Tingkat Provinsi Jawa Barat pada Jum’at (24/07/2015) lalu di Lapangan Sempur, Bogor. Mereka yang membawa harum nama Bogor adalah Rayandkhika Renarand untuk Paski­braka Tingkat Nasional dan Nadia Ariandyen, siswi SMK Negeri 3 Bogor dari Jurusan Tata Busana untuk Paskibraka Tingkat Jawa Barat. “Harapan saya prestasi ini dapat menginspirasi dan bukan untuk yang terakhir kali. Semoga ini dapat membangun generasi berikutnya agar dapat mewakili Kota Bogor di tingkat nasional secara berkesinambungan. Semoga Rayhan dapat mengambil dan membagi ilmu serta pengalaman yang didapat bagi kita semua serta calon paskibraka nantinya,” ujar Bima.

BACA JUGA :  MAN 2 Bogor Tingkatkan Pengetahuan Guru dengan In House Training

Nadya juga mendapat pesan dan support dari Walikota. Ia berharap Nadya mendapat kemudahan dalam menjalankan tugas dan kehormatan sebagai pasukan pengibar Sang Merah Putih. “Nadya, semoga di­beri kemudahan dalam menjalankan setiap tahapan seleksi. Pesan saya, kalian adalah generasi pilihan, kad­er pilihan yang tidak semua pelajar mendapat kesempatan ini. Jangan sia-siakan, nikmati setiap fasenya, semo­ga kiprah kalian dapat menginspirasi generasi muda dan lingkungan,” beber Bima. Ia juga menegaskan agar anggota paskibra Kota Bogor agar jangan men­jadi generasi penunggu dan pe­nonton perubahan. “Jadi­lah generasi penjemput perubahan. Semangat dan do’a saya bersama kalian semua,” kat­anya.

Rayhan lolos setelah melalui seleksi bidang akademik, penge­tahuan umum, psikotes, fisik dan kesehatan, hingga wawancara bahasa Inggris dan unjuk bakat. Koman­dan Terbaik saat me­mimpin pasukan di SMPN 12 Bogor juga memiliki keahlian karate, bermain gitar dan puisi Sunda sebagai ke­mampuan tambahan. Ia bersama Nadya akan segera masuk dalam pelatihan di Jawa Barat dan dilepas oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan pada Selasa besok (28/07/2015), untuk pemusatan latihan tingkat nasional. Pu­tra dari Mulyadi dan Dina Rosdiana kelahiran Bogor, 20 Juni 1999 ini berharap dirinya bisa melasanakan tugas dengan baik. “Saya akan berusaha sebaik mungkin dan menjalankan­nya dengan penuh kesungguhan. Terimakasih atas dukungan semua pihak,” ungkap siswa kelas XI IPS itu.

BACA JUGA :  Siapkan Indonesia Emas, Ini Pesan Sekda untuk Ratusan Wisuda UIKA ke-78

Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Bogor, R. Bambang Aryan Soekisno, M.Pd ikut menyo­kong dan mendukung peserta didiknya dan ikut melepas siswanya dalam upacara tersebut di Lapangan Sempur. Bambang bahkan akan ikut mengawal Rayhan menuju pemusatan latihan di Bandung dan persiapan ke Istana Negara, Jakarta. Sekolah yang berada di Jl. Pinang Raya Kompleks Yasmin Sektor VI, Curug Mekar, Bo­gor siap mendukung setiap prestasi siswanya di berbagai bidang. “Ini merupakan salah satu prestasi yang membanggakan. Tentu sekolah, termasuk orangtua, akan sepenuhnya men­dukung,” ungkapnya.

Sementara di Tingkat Jawa Barat, Kota Bogor menempatkan Nadia Ariandyen, siswi kelahiran Jakarta, 10 Desember 1999 ini merasa bersyukur bisa lolos dalam seleksi dan menjadi bagian dari Paskibraka Jawa Barat 2015. “Saya akan berusaha melaku­kan tugas ini sebaik mungkin dan membawa harum nama Kota Bogor,” ungkap putri ke­sayangan Aris Munandar dan Titin Yeni ini. Baginya, kesempatan ini tak hanya sekedar kebanggaan, tetapi juga sebuah tanggung­jawab dan kehormatan yang harus dijalank­an dengan sunggguh-sungguh.

======================================
======================================
======================================