Untitled-7JAKARTA, Today – Komponen bergerak pada sepeda motor yang kadang luput dari perhatian dan susah dideteksi adalah gir plus ran­tai. Memang, pengguna sepeda motor tipe skuter matik (skutik) yang nota­bene tak bertemu lagi dua komponen itu mulai menjamur. Namun peng­guna tipe sport dan bebek yang pakai gir dan rantai sebagai penggerak tetap berkeliaran.

”Tidak bisa dikesampingkan, kare­na komponen ini menjadi salah satu bagian yang menggerakkan roda se­lain gir di dalam mesin. Banyak yang gir belakangnya bunyi, rantai kendor dan los, karena mereka tidak peduli, yang penting jalan,” kata Bustomi, mekanik umum di Sentra Otomotif, Senin (28/7/2015).

Kata Bustomi, kini banyak produ­sen aksesori yang menciptakan satu set gir dan rantai yang terbuat dari bahan yang tak mudah aus. Namun tetap saja, harga gir dan rantai yang orisinal lebih terjangkau.

Untuk merawatnya, pengguna wa­jib tahu ciri-ciri mata gir yang sudah aus karena kikisan rantai. Sebaliknya, bagaimana kondisi rantai yang juga sudah wajib diganti.

”Kalau mau ganti gir, sebaiknya sekaligus rantai. Keduanya saling berhubungan. Kalau cuma di­ganti salah satu, komponen lain yang rusak akan cepat mengikis komponen yang baru diganti,” pesan Bustomi.

Bustomi me­nyarankan agar pengguna tidak membersihkan gir dan rantai dengan minyak tanah seperti kebiasaan orang sela­ma ini. Memang mem­bersihkan, namun pada rantai terdapat sil karet yang akan cepat rusak jika terlalu sering terkena minyak tanah. Belilah produk pembersih rantai yang sudah banyak dijual di bengkel.

(Adil/net)