BANDUNG, Today – Mantan asisten pelatih fisik tim Persib, Yaya Sunarya sudah diminta menyiapkan program persiapan selama satu pekan, guna menghadapi pertandingan persaha­batan melawan Arema Cronous 11 Agus­tus mendatang.

Setelah skuat Maung Bandung ber­kumpul pada Senin (3/8), Yaya mema­datkan jadwal latihan tim Persib satu hari dua sesi. Menurutnya, Atep dkk juga diagendakan melakoni laga uji tanding pada Jumat (7/8).

“Saya dapat kabar dari Pak Djadjang Senin (3/8) sore kita latihan, Selasa (4/8) pagi-sore, Rabu (5/8) pagi-sore, Kamis (6/8) pagi-sore dan Jumat (7/8) rencana ujicoba. Sabtu latihan pagi dan minggu berangkat,” kata Yaya.

Yaya menambahkan, apabila kondisi memungkinkan, pada saat kumpul per­dana nanti, dia akan langsung mengge­lar tes fisik bagi para pemain.

Baca Juga :  Percasi Kabupaten Bogor Targetkan 7 Emas Pada Porprov XIV Jabar 2022

“Kita lihat situasi nanti seperti apa. Apa kita bisa dilakukan atau tidak,” im­buhnya.

Dipaparkan Yaya, persiapan selama satu pekan jelang pertandingan nanti dirasa kurang ideal, sekalipun inten­sitas latihan pasukan Maung Bandung sangat tinggi, dengan porsi yang cukup banyak.

Sementara, sambung dia, para pe­main Persib sudah lama tidak mengi­kuti ritme latihan tim sekitar tiga bulan lamanya.

Menurut Yaya, kondisi sebaliknya justru terjadi pada tuan rumah, Arema Cronous.

Dia menyebutkan tim berjuluk Singo Edan tersebut lebih siap, karena su­dah lebih dulu menggelar persiapan dan menikmati atmosfir persaingan pertandingan dengan mengikuti ajang turnamen Banyuwangi Sunrise of Java Cup 2015.

“Berat, karena sudah lama sekali ti­dak latihan dan kita tidak tahu bagaima­na kondisi fisik pemain saat ini. Yang lebih riskan lagi kita punya waktu satu minggu melawan Arema, jadi, tentunya kita harus berusaha mencari hal yang penting lawan Arema, tapi kita bisa li­hat itu jadi acuan buat kita,” bebernya.

Baca Juga :  Striker Timnas Curacao Kenji Gorre Terpikat Keindahan Kabupaten Bogor

Oleh karenanya, Yaya sudah berdis­kusi bersama pelatih Djadjang Nurdja­man bahwa di laga kontra Arema men­datang untuk tetap mempertimbangkan kondisi pemain.

Dalam artian, sambung dia, jangan sampai demi mempertahankan prestisi sebagai juara bertahan kompetisi do­mestik, tetapi para pemain justru ter­kena cedera.

“Yang terpenting buat saya tidak ada cedera, kalau menang itu target, tapi hal terpenting adalah tidak ada cedera. Per­timbangan kita sih mengukur kita sendiri pada pertand­ingan nanti itu,” pungkasnya .

(Imam/net)