JAKARTA TODAY – Tiga gunung api aktif yakni Gunung Sinabung, Gunung Raung dan Gunung Gamalama masih meletus.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan Gunung Sinabung di Kabu­paten Karo, Sumut, masih terus meletus dan mengeluarkan awan panas.

“Intensitasnya masih sangat tinggi. Pada Selasa (4-8-2015) terjadi guguran lava pijar sejauh 700-1.500 meter ke arah Tenggara-Timur, 35 kali guguran, tremor menerus dan semua data seismisitasnya menunjukkan bahwa potensi tinggi erupsi,” kata Sutopo dalam keterangan­nya, Selasa (4/8/2015).

Pada pukul 11.11 WIB terjadi awan panas guguran sejauh 2.500 meter ke sektor Tenggara-Timur, tinggi kolom abu vulkanik 1.500 meter. Pukul 17.33 Wib, awan panas meluncur 3.000 m ke Teng­gara-Timur. Tinggi kolom abu vulkanik 2.000 meter. “Status tetap Awas (level 4). Radius 6 km di sisi Timur dan 7 km di sisi Tenggara-Selatan harus dikosongkan. Kondisi ini menyebabkan 3.152 KK (11.114 jiwa) mengungsi di 10 pos pengungsian. Selain itu, 2.053 KK (6.179 jiwa) masih menetap di hunian sementara sambil menunggu relokasi,” sambung Sutopo.

Baca Juga :  Salah Parkir di Kampus Unhas, Sepeda Motor Akan Dirobohkan dan Ban Dikempiskan

Sedangkan Gunung Raung di Jawa Timur dalam 3 hari terakhir terjadi pen­ingkatan aktivitas vulkanik kembali. Pada 4-8-2015, asap kelabu kehitaman tebal tinggi 800 meter ke Tenggara, tekanan sedang, dan tremor menerus dominan 30 mm. “Artinya ada pasokan magma ke kawah dan terlihat erupsi lava pijar. Le­tusan strombolian masih terus berlang­sung. Status Siaga (level 3),” sebutnya.

Baca Juga :  PWI PEKA Aksi Bareng Komunitas Trail Bogor Salurkan Bantuan ke Pelosok Posko Pengungsi Gempa Cianjur

Hujan abu vulkanik di 5 kecamatan yaitu Sempu, Songgon, Glenmore, Gam­biran, dan Genteng Kab. Banyuwangi. Hujan abu juga terjadi di Kecamatan Sumberjambe Kab. Jember.

Sementara itu, aktivitas Gamalama di Pulau Ternate, Maluku Utara, juga masih terus erupsi meski dengan intensitas kecil. Tremor masih menerus dan dua kali gempa hembusan dengan status waspada (level 2). “Sebanyak 1.791 jiwa pengungsi masih berada di 3 pos pen­gungsian yaitu Lanal, SKB, dan SMKN 2. Kebutuhan logistik mencukupi,” ujar Sutopo.

(Yuska Apitya/net)