BOGOR TODAY – Kepala Dinas Ke­budayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor, Shahlan Rasyidi, meminta kepada gen­erasi muda jangan sampai meninggal­kan kebudayaan lokal dan harus turut melestarikannya. Baginya, kebuday­aan luar hanyalah racun yang harus disaring penerapannya, terutama ke­budayaan bangsa barat.

“Saya kira memang budaya tarian Korea perlu kita dukung, tetapi yang lebih prioritas adalah melestarikan budaya kita sendiri dan budaya Indo­nesia lainnya,” kata Shahlan, kemarin.

Baca Juga :  Truk Bermuatan Galon Tabrak Kendaraan di Jagorawi, Polisi : Tidak Ada Korban Jiwa

Menurut Shahlan, pihaknya juga mengamati karakter dan budaya gen­erasi muda Indonesia sekarang dalam bahaya, akibat merebaknya arus bu­daya luar dengan berbagai nilai yang diterima.

“Kalau tidak ada upaya mem­perkuat jati diri bangsa, kita tidak akan mengenal diri sendiri karena karakter kita sudah tergerus budaya asing,” pa­parnya.

Baca Juga :  Jadi Sumber Air Baku, Dirut Perumda Tirta Pakuan Lakukan Giat Susur Sungai Ciliwung 

Menurutnya, generasi muda harus mencintai budayanya sendiri. “Jangan sampai kebablasan dan dipilih mana yang terbaik sesuai keinginan, jangan sampai terbawa efek negatifnya,” pa­parnya.

(Guntur Eko Wicaksono)