Untitled-14BOGOR, TODAY – Badan Nar­kotika Nasional (BNN) Kabu­paten Bogor makin meng­khawatirkan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dengan men­sosialisasikan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgu­naan dan Peredaran Gelap Nar­kotika (P4GN).

Kasi Rehabilitasi BNNK Bogor, Rakun mengungkap­kan jika masalah penggunaan narkoba semakin mempriha­tinkan. Pasalnya, banyak pe­candu, pengguna bahkan kor­ban penyalahgunaan narkoba terus merangsek di kalangan masyarakat. Terutama kaum pelajar.

“Pelajar Sekolah Menen­gah Atas (SMA) merupakan usia yang termasuk rentan terhadap penyalahgunaan nar­koba. Karena di usia ini mereka dalam tahap tumbuh kembang serta proses pencarian jati diri. Tahun ke tahun jumlahnya juga terus meningkat,” ungkapnya, Senin (10/8/2015).

Baca Juga :  Tanam Ganja Karena Kesepian, Dua Pria di Bogor Berujung 5 Tahun Penjara

Ia melanjutkan, pada usia ini para pelajar juga mudah untuk terpengaruh oleh hal-hal tidak baik yang datang dari masyara­kat atau lingkungan sekitar sekolah. “Makanya, para pe­lajar perlu diberikan pemaha­man dan pengetahuan tentang bahaya narkoba serta pencega­han lebih dini,” lanjutnya.

Sementara itu, Kasi Pember­antasan dan Ketua LPSE BNN, Ahmad Soleh Siregar men­gungkapkan, untuk memeran­gi narkoba, para pelajar musti diperkenalkan dengan jeni anrkoba yang telah beredar dan istilah-istilah yang kerap digunaka dalam menyebut ba­rang haram ini.

Baca Juga :  Cibinong City Mall Gelar Rising Star Hadiahnya Jutaaan 

“Ini supaya mereka menge­tahui bahwa ada penyalahgu­naan narkoba di lingkungan sekitarnya dan bisa melapor­kannya ke pihak berwajib. Selain itu, jangan sekali-sekali mencoba narkoba apapun jen­isnya. Karena bisa membuat ketagihan dan sulit nanti untuk melepaskan diri,” pungkasnya.

(Rishad Noviansyah)