BOGOR, TODAY – Meski jabatan Wakil Bupati (Wabup) Bogor masih kosong, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menilai jika itu bulan masalah serius dengan melihat roda pemerin­tahan yang dipimpin oleh Bupati Nurhayanti masih terus berjalan dan tidak terganggu.

Pria yang akrab disapa Aher itu mengaku selalu mengamati Kabupaten Bogor semen­jak Nurhayanti menjadi Pelaksana Teknis (Plt) hingga akhirnya dilantik menjadi bupati definitif pada 16 Maret 2015 lalu menggantikan Rachmat Yasin.

“Saya selalu mengamati Kabupaten Bogor selama dua tahun ini. Hasilnya, bu Yanti bisa menjalankan roda pemerintahannya dengan normal dan tidak terganggu meski sendirian tentu dengan dukungan semua unsur Mus­pida,” tutur Aher.

Ia juga menampik segala kekhawatiran se­jumlah pihak yang mengatakan jika tidak leng­kapnya pimpinan di Bumi Tegar Beriman akan merugikan masyarakat. “Mudah-mudahan ti­dak ada kerugian lah. Saya juga yakin bu Yanti mampu melaksanakan tugasnya,” lanjut Aher.

Baca Juga :  Menteri LHK Puji Prestasi Kabupaten Bogor Dalam Hal Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Sementara itu, belum adanya kepastian kabar soal pemilihan wabup membuat se­jumlah anggota DPRD pasrah, diantaranya Hendrayana yang menyanyangkan sampai sekarang revisi tata tertib DPRD yang menjadi landasan atau acuan dalam memilih wakil bu­pati belum beres.

“Awalnya, kita sangat berharap Pemprov Jawa Barat akan cepat mengkaji tata tertib yang sudah disahkan itu. Hal ini penting agar proses pemilihan pendamping bu Yanti itu bisa dipercepat,” kata Ketua DPC Hanura ini.

Sekretaris DPRD Nuradi pun membena­rkan tatib mengenai mekanisme pemilihan wakil bupati belum beres dikaji Biro Hukum dan Perundang-undangan Pemerintah Provin­si Jawa Barat.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Terjunkan Personil Bantu Korban Gempa Cianjur

“Kalau tatibnya belum beres dikaji, otoma­tis pemilihan wakil bupati belum bisa dilak­sanakan,” tandasnya. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, jalannya roda pemerin­tahan di Kabupaten Bogor, tidak terganggu, bahkan berjalan normal, seperti di daerah lainnya.

Sebelumnya Bupati Nurhayanti men­gatakan kepercayaan yang diberikan kepada dirinya untuk menjadi Bupati Bogor hingga tahun 2018 mendatang akan dijaga sebaik-bai­knya. Bahkah bupati perempuan pertama di Bumi Tegar Beriman ini menegaskan, selama menjalankan roda pemerintahannya dengan prinsip transparansi yang akan dikedepankan.

“Tugas saya sekarang ini bagaimana men­jalankan semua program yang telah dicanang­kan dalam RPJMD, dan membawa Kabupaten Bogor menggapai cita-citanya menjadi kabu­paten termaju di Indonesia,” ungkapnya kala itu.

(Rishad Noviansyah)