10511276_612857578840665_8915325434838389024_nBisnis minuman menang tak akan pernah sepi peminat lantaran setiap orang pasti membutuhkan asupan air ke dalam tubuh. Jenisnya pun kian beragam, termasuk yang coba ditawarkan oleh Indra Sofyan. Pria lulusan jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menawarkan paket kemitraan bisnis minuman Chai Tea. Calon mitra yang ingin bergabung bisa membeli paket investasi senilai Rp 10,5 juta. Dengan investasi sebesar itu, mitra diklaim bisa balik modal hanya 1,5 bulan.

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Indra menjelaskan, Chai Tea adalah minuman milk shake dan ice blend yang berbahan dasar dari teh, kopi serta buah-buahan dengan varian topping dipadu dalam formula yang seimbang. “Chai Tea hadir pertama kali di Tangerang tepatnya pada September 2014. Menu yang dihadirkan oleh Chai Tea dengan varian topping bubble (tapioka pearl), red bean (kacang merah), dan mango puding,” jelasnya.

Meski Chai Tea seperti nama asing, namun Indra mengaku nama tersebut diambil dari perbapaduan dua bahasa, yakni Sunda dan Inggris. “Chai yang dalam bahasa sunda berarti Cai atau air dan Tea dalam bahasa Inggris berarti Teh. Jadi Chai Tea merupakan perpaduan Sunda dan bahasa Inggris yang berarti Air Teh. Supaya ada nilai jualnya,” jelas dia.

Baca Juga :  Dinkukmdagin dan Kadin Kota Bogor Gelar Wisuda Program Wirausaha, Dedie: Ekspor Produk Terbaik dan Unggulan

Saat ini Indra memiliki 17 gerai Chai Tea. Sebanyak 10 gerai di antaranya milik mitra, sisanya milik Indra. Demi mengembangkan usahanya, Indra menawarkan kemitraan sejak awal tahun 2015. Bagi Anda yang ber­minat bergabung bersama Chai Tea Indonesia, bisa membeli paket investasi yang cukup terjangkau, yakni hanya Rp 10,5 juta.

Dengan investasi sebesar itu, mitra akan mendapat­kan satu set booth, bahan baku awal 300 porsi, dan perlengkapan usaha. Khusus untuk mitra yang berada di daerah Jakarta, Bogor, Depok Tangerang dan Beka­si ( Jabodetabek) akan mendapatkan pelatihan kary­awan selama dua hari dari pusat. Tapi, untuk mitra di luar wilayah Jabodetabek dikenakan biaya pelatihan karyawan, tergantung lokasi.

Indra mengatakan, meski saat ini bisnis minuman kian menjamur, tapi chai tea punya keunggulan sendiri. Ini terutama rasanya berbeda dengan jenis minuman lainnya. Bahan baku chai tea juga berasal dari bahan alami yang menghasilkan cita rasa menyegarkan tubuh.

Baca Juga :  Dinkukmdagin dan Kadin Kota Bogor Gelar Wisuda Program Wirausaha, Dedie: Ekspor Produk Terbaik dan Unggulan

Ada sekitar 20 varian rasa Chai Tea yang dijual In­dra. Di antaranya cokelat caramel, cokelat red bean, matcha red bean, taro manggo pudding, green tea, taro, dan lainnya.

Indra membanderol satu gelas Chai Tea Rp 6.000 untuk jenis minuman bubble drink dan bubble tea. Sementara untuk minuman kategori red bean dan manggo pudding dibanderol Rp 8.000 per gelas.

Indra mengklaim, dalam sehari, gerainya bisa men­jual 50 gelas. Dengan harga rata-rata Rp 6.000, omzet yang bisa diraup mitra Chai Tea Indonesia bisa menca­pai Rp 9 juta per bulan.

Setelah dikurangi biaya operasional, menurut In­dra, mitra usaha masih bisa meraup laba bersih seki­tar sekitar Rp 7 juta per bulan. Sehingga, mitra diper­kirakan bisa balik modal 1,5 bulan.

(KTN/Apri)