Untitled-7ADA yang beda dari prosesi upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-70 di Istana Merdeka. Dua siswa SD membacakan cita-cita di hadapan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta tokoh nasional lainnya.

OLEH: RISHAD NOVIANSYAH
Rishadnov[email protected]

Ada dua anak SD membacakan mim­pi anak ke depan. Itu disiapkan oleh anak-anak tersebut sendiri. Kemarin teks tersebut sudah ditunjukan ke Pak Presiden sebelum dibacakan,” kata Mensesneg Pratikno di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2015).

Inti dari cita-cita itu adalah apa yang ingin dicapai oleh bangsa ini di masa yang akan da­tang. Mulanya mereka menggambarkan mimpi untuk 30 tahun ke depan.

“Tetapi Pak Presiden bilang, kalau mimpi jangan yang jauh-jauh. Kita yakinkan untuk ce­pat digapai, makanya diganti jadi 10 tahun men­datang,” kata Pratikno.

Baca Juga :  Tega! Pria di Pandeglang Bakar Anak dan Istrinya

Berikut merupakan mimpi yang dibacakan oleh bocah bernama Lintang dan Elang saat upacara pengibaran bendera:

MIMPI ANAK INDONESIA

Indonesia sudah merdeka 70 tahun

Berbagai kemajuan telah dicapai

Saya bangga menjadi anak Indonesia

Namun, saya juga mempunyai mimpi ten­tang Indonesia di masa yang akan datang, inilah mimpi-mimpi kami,

Saya memimpikan Indonesia 10 ta­hun mendatang tidak ada lagi korupsi

Sehingga uang untuk pendidikan tidak berkurang Rakyat Indonesia akan pintar dan Indonesia menjadi negara super power, 3 tahun yang akan datang semua wilayah Indonesia bisa mengakses internet Wifi juga gratis, sudah gitu cepat lagi,

Saya bermimpi, semua orang bisa minum dari air keran bersih, sehat, dan uang jajan tidak berkurang,

Saya bermimpi, Indonesia menjadi juara ol­impiade, sehingga merasa bangga ketika menon­tonnya di televisi.

Di masa penjajahan, kita dikalahkan dengan dikotak-kotakkan dan dipisahkan 5 tahun yang akan datang saya memimpikan Indonesia yang lebih kompak sehingga menjadi negara yang kuat,

10 tahun yang akan datang, Indonesia akan menjadi mutiara yang berkilau, yang mempun­yai daya tarik yang kuat. Bukan kita yang men­cari pekerjaan ke negara lain, tetapi mereka yang mencari kerja di Indonesia,

10 tahun yang akan datang, Indonesia men­jadi negara yang mandiri, dan tidak bergantung kepada negara lain. Hasil bumi dan tambang, dikelola oleh bangsa sendiri, sehingga Indonesia menjadi kaya raya.

Kami bangga menjadi anak Indonesia!