Terjepit Regulasi Yamaha Jadi Injeksi

Untitled-2Seperti diketahui, pemerintah sudah menetapkan bah­wa mulai Agustus 2015, semua produsen sepeda mo­tor di Indonesia wajib menelurkan produk berstandar emisi minimal Euro3. Standar emisi ini bisa dengan mudah dicapai jika teknologi suplai bahan bakar tak lagi pakai karburator.

Vega yang masih menjadi bebek laris sepertinya tetap dipertahankan meski PT Yamaha Indonesia Motor Manufac­turing (YIMM) sudah punya bebek injeksi bernama Force. Na­mun model yang masih labil (pengganti Vega atau menemani Vega) ini tak begitu disuka.

BACA JUGA :  Dugaan Korupsi Program MBG: Pengadaan Motor Listrik Bernilai Triliunan Rupiah Jadi Sorotan

Dari data AISI terakhir ( Januari-Juli), Vega series terjual 61.244 unit. Bandingkan dengan Force yang cuma laku 3.149 selama tujuh bulan pertama 2016. Artinya, nama Vega masih sangat kuat dan Force tak mungkin menggantikan Vega. Apa berarti dua-duanya akan diperbarui?

”Kami godok Force supaya kompatibel dengan Euro3. Vega sama, dan masih kami matangkan,” kata Mohammad Masykur, Asisten GM Pemasaran YIMM, Jumat (14/8/2015), di kantor pu­sat YIMM kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

Meski sudah bisa ditebak arahnya, Vega bakal injeksi, dan Force akan dinaikkan standar emisinya menjadi Euro3, namun Masykur masih tak mau membuka keran informasi. Tapi jika mengacu pada deadline regulasi dari pemerintah, seharusnya Vega dan Force baru, akan diluncurkan bulan ini juga!.

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected] (*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================