Untitled-5BOGOR TODAY – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor, merancang Peraturan Daerah (Perda) kepemudaan un­tuk Kota Bogor. Dalam rancangannya KNPI Kota Bogor ingin pemuda Kota Bogor menja­di pelaku pembangunan dan berharap perda tersebut diresmikan pada 2016 mendatang.

Perda kepemudaan dirancang sebagai rekomendasi dari Focus Group Disscusion (FGD) Seri 4 tentang Urgensi Perda Pelay­anan Kepemudaan pada Sabtu (15/08/2015) lalu di Aula KNPI Kota Bogor.Ketua KNPI Kota Bogor, Hasbulloh mengungkapkan harapannya agar pemuda Kota Bogor dapat berpengaruh di berbagai aspek. Ia menutur­kan akan mendorong para pemuda untuk mendukung kearifan lokal dan karenanya harus kepemudaan harus menjadi perhatian penuh Pemkot Bogor. Hasbulloh memapar­kan, ada 67 organisasi kepemudaan di Kota Bogor yang terdaftar di KNPI Kota Bogor. Karenanya potensi kepemudaan dapat di­gerakkan melalui pintu KNPI Kota Bogor. Ia juga menegaskan, pemberdayaan pemuda menjadi tanggungjawab pemerintah, sebab pemuda adalah penerus dan penentu nasib Kota Bogor itu sendiri.

Baca Juga :  Tirta Pakuan Terapkan Prinsip Tata Kelola Perusahaan (GCG)

“Perda yang sedang digodok ini diharap­kan dapat cepat direalisasikan. Saat ini kami terus sosialisasikan program-program kepe­mudaan kepada masyarakat,” jelasnya. KNPI Kota Bogor berharap agar usulan ini dimasu­kan dalam Program, Legislasi Daerah (Pro­legda) 2016 dan segera diwujudkan dalam perwali oleh Walikota Bogor.

Dalam lanjutan FGD KNPI Kota Bogor pada Selasa (18/08/2015) tentang Taman Pemuda Kedung Halang, Eka Permana, Wakil Ketua Komisi Kesehatan, Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Narkotika DPD KNPI Kota Bogor mengungkapkan, peran langkah pemu­da Kota Bogor juga akan segera mendorong revitalisasi patung atau monumen peringatan Anti Narkoba. “Saat ini patung tersebut diabai­kan dan tidak terawat. Kondisinya tentu men­gundang aksi vandalisme dari tangan-tangan jahil,” papar Eka. FGD tersebut dihadiri oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor, Dinas Kesehatan Kota Bogor, Badan Narkotika Kota Bogor, LANSKIP dan para pen­diri patung anti narkoba.

Baca Juga :  IPB RUN 2022, Lari Sambil Tanam Pohon Langka

Pembangunan patung yang dahulu diini­siasi oleh KNPI Kota Bogor itu, belum pernah dilakukan renovasi maupun perombakan. “Karena itu, kita seharusnya memberi jalan keluar agar patung sebagai bagian dari taman benar-benar menggugah perhatian dan mem­beri nilai edukasi akan bahaya narkoba,” je­lasnya. Eka juga melanjutkan, pengelolaan patung dan taman di Kota Bogor diharapkan tidak sekedar menjadi lipstik pemanis bagi Kota Bogor, tetapi harus mengandung makna filosofi dan pembelajaran bagi warga.

(Rizky Dewantara| Rifky Setiadi)