gorrr-(2)Venue pertandingan even Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 mayoritas berpusat di Bandung. Namun ada pula venue yang digelar di luar Bandung dan dibagi di 15 Kota dan Kabupaten

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

PON XIX/2016 yang digelar di Jawa Barat ( Jabar) mempertand­ingkan 44 cabang olahraga (Cabor) den­gan venue mayoritas berpusat di Bandung dan sebagian lain tersebar di 15 Kota dan Kabu­paten di wilayah Jabar. Salah satunya adalah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar, Ahmad Saefudin mengatakan bahwa Kota Bogor di­dapuk menjadi tuan rumah venue Panjat Tebing dan Bowling. Sedan­gkan Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah pertandingan cabor sepakbola dan cabor atletik.

Baca Juga :  Rumah Sakit Islam Aysha Dukung Germas Dengan Senam Sehat

”Untuk pembangunan ven­ue pertandingan sendiri bisa dipastikan akan selesai di akhir tahun 2015. Tidak hanya venue yang berlokasi di Bandung saja, tapi juga venue lain yang lo­kasinya berada diluar Bandung. Salah satunya Stadion Pakansari yang lokasinya di Kabupaten Bo­gor,” katanya.

Terkait persiapan atlet, Ah­mad mengaku sudah beres dan tinggal mengatur strategi un­tuk meraih target juara umum di ajang PON XIX/2016. Serta mempertahankan kondisi fisik pemain agar tetap prima saat berlaga di ajang bergengsi nasi­onal tersebut.

Salah satu tolok ukur yang digunakan oleh KONI Jabar adalah hasil yang diraih dalam berbagai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang diikuti oleh at­let-atlet Jabar. ”Hampir semua Kejurnas yang sudah kami ikuti, atlet binaan Jabar sukses meraih posisi juara umum,” ujarnya.

Baca Juga :  Percasi Kabupaten Bogor Targetkan 7 Emas Pada Porprov XIV Jabar 2022

Dikatakannya, untuk mewu­judkan target Jabar Kahiji di ajang PON XIX/2016, Jabar me­matok target minimal mampu mengumpulkan 20 persen dari total 753 medali yang diperebut­kan di ajang level nasional itu.

Salah satu cabor baru yang dipertandingkan di ajang PON XIX/2016 mendatang adalah cabor Dansa. Terhitung tahun 2015 ini ada 13 kota yang me­miliki cabor dansa, di tahun se­belumnya hanya sembilan kota yang memiliki cabor dansa. ”Di PON Riau, dansa tidak masuk dalam nomor pertandingan,” ucapnya. (*)