Untitled-2BANDUNG, Today – Kekalahan berun­tun diterima Persib Bandung di masa persiapan mereka jelang terjun di Piala Presiden. Setelah bertekuk lutut kepada Arema Cronus dengan skor 1-0, Maung Bandung sore tadi kalah dari PSGC den­gan skor yang identik. Trend buruk ini pun berniat dihentikan oleh sang nah­koda, Jajang Nurjaman. Dia perlu mem­b a n g ­kitkan lagi psikol­o g i s p e ­mainnya yang mulai menukik karena rentetan hasil minor di 2 laga pamungkas.

Menurutnya banyak hal yang perlu diperbaiki dari kinerja pasukannya pasca kekalahan dari PSGC. Mulai dari permutasi timnya setelah bertahan maupun menyerang, gagalnya meng­konversi peluang menjadi gol maupun terbukanya lubang di lini belakang. Duet Abdul Rahman dan Achmad Jufri­yanto memang selalu kecolongang di menit-menit awal pertandingan.

Baca Juga :  Striker Timnas Curacao Kenji Gorre Terpikat Keindahan Kabupaten Bogor

Setelah kemasukan oleh Samsul Arif di menit ke-2 ketika bertamu ke Arema, di laga tadi giliran Osas Saha yang melukai Persib di menit 16. “Pasti dari evaluasi, seperti tadi transisi dan penyelesaian akhir, juga masih banyak kelonggaran di pertahanan. Waktu yang ada kita akan coba untuk diperbaiki,” ungkap pelatih yang akrab disapa Janur itu, Rabu (19/8/2015).

Baca Juga :  Percasi Kabupaten Bogor Targetkan 7 Emas Pada Porprov XIV Jabar 2022

Janur mengaku dia sudah mengeta­hui sejauh mana kemampuan timnya dalam masa persiapan yang dilakukan selama 2 pekan ke belakang. Tinggal kini bagaimana dia bisa mengembalikan lagi kepercayaan diri pemain agar mer­eka on fire lagi.

Menurutnya laga uji coba di Suka­bumi dan Bandung beberapa hari ke depan akan menjadi pertaruhan apakah dia sukses atau tidak meracik strategi jitu untuk anak asuhnya. “Kita masih akan ada 2 uji coba meski dengan tim yang levelnya di bawah, karena Piala Proklamasi kan batal. Mudah-mudahan saja semua bisa diperbaiki,” pungkas­nya.

(Adil | net)