IMG_2685Piala Kemerdekaan bentukan Tim Transisi Kemenpora sudah bergulir sejak 15 Agustus lalu. Namun, hanya laga pembuka antara Perserang Se­rang dan Persidago Gorontalo, di Stadiun Maulana Yusuf, yang disiarkan stasiun tele­visi secara langsung.

Tim Transisi melalui Cheppy Wartono mengaku kesulitan untuk menjual hak siar pertandingan kepada stasiun televisi. Pasal­nya, stasiun televisi menilai banyak pertand­ingan dari Piala Kemerdekaan yang tidak layak jual atau kurang komersil.

Ditambah lagi keberadaan Piala Pres­iden yang diikuti klub-klub Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama, yang mem­buat stasiun televisi cukup bimbang untuk memfinalisasi kesepakatan hak siar Piala Ke­merdekaan. Namun Tim Transisi berharap Piala Kemerdekaan akan disiarkan langsung mulai babak perempat final.

“Kemarin adanya Piala Presiden mem­buat stasiun televisi menarik dan meminta untuk me-review ulang dari pihak televisi. Kita tunggu, kalau memang tak bisa meny­iarkan babak penyisihan grup mungkin kita usahakan untuk babak perempat-final atau semi final,” kata Cheppy.

BACA JUGA :  KNPI Juara Friendly Match Mini Soccer, Unggul Poin atas HIPMI, JJB dan PP Kabupaten Bogor

“Kalau melihat dari jumlah pertandin­gan ini banyak yang mereka hitung tidak layak jual. Hanya ada beberapa tim yang dinilai layak jual. Kita sedang hitung, yang paling penting itu perempat-final dan semi-final bisa disiarkan televisi. Sekarang se­dang dinegosiasi ulang soal hak siar ini,” lanjutnya.

Tim-tim populer seperti PSS Sleman, Per­sis Solo dan PSMS Medan dianggap memiliki daya tarik tersendiri. Sayangnya, performa dari Persis juga tak meyakinkan di Piala Ke­merdekaan – sehingga dikhawatirkan bisa memengaruhi pihak televisi.

“Kandidat stasiun tv masih sama yang ke­marin, kita kasih kesempatan kepada mereka untuk menghitung ulang. Ada yang meminta untuk profit sharing, kemarin mereka hitung hanya sedikit yang bisa dijadikan profit shar­ing,” ujarnya.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia jadi Wakil ASEAN, Ini Daftar Negara di Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026

“PSS, Persis, PSMS Medan. Madiun ternyata respons tidak positif, tadinya kita pikir Madiun Putra bagus. PSMS yang ba­gus, tapi juga harus dilihat mereka bertemu siapa. Persis saja kemarin malah kalah dari Magelang, dan membuat kecewa suporter Persis, takutnya membuat suporter Persis berkurang di selanjutnya, hal itu yang sangat diperhatikan televisi,” akunya

Pekan ini, Cheppy berharap sudah ada kesepakatan dengan stasiun televisi tentang laga mana yang bisa disiarkan. Pihak Catalu­nya Sportindo selaku operator pelaksana pu­nya tugas untuk mengurus masalah tersebut. “Kita ingin bisa secepatnya, kita harapkan pekan ini sudah ada keputusan soal mereka (stasiun tv),” pungkasnya.

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo

[email protected]

======================================
======================================
======================================