btmIman Taufik, Koordinator Bogor Transparation Watch (BTW), menilai, ada dugaan main mata terkait tutup-menu­tup hasil uji lab IPAL BTM. “Ya itu kalau tidak di ekspose-ekspose ada indikasi unsur suap didalamnya karena hasil lab itu kan menentukan langkah selanjutnya yang harus di­lakukan oleh BPLH kalo misalkan tidak ada hasil lab itu bagaimana kelanjutannya,” ujarnya, kemarin.

Iman juga meminta pihak Pem­kot Bogor bertindak tegas. “Nanti­nya masuknya ke perizinan Anali­sis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), teguran pertama jika tidak dilaksanakan maka akan ada te­guran berikutnya sampai teguran ke tiga nah, jika teguran ke tiga tidak di­laksanakan maka Pemkot harus ber­tindak keras yakni menyegel mal itu jika masih membandel,” bebernya.

BACA JUGA :  Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor, Sabtu 15 Juni 1990

Lebih lanjut, Iman mengharap­kan BPLH untuk mengekspose hasil lab yang selama ini dikatakan belum keluar. “Seharusnya jangan disembunyikan hasilnya di ekspose saja terutama terhadap media jadi semua tau dan tindakan apa yang akan dilakukan Pemerintah Kota Bogor untuk menangani itu,” ung­kapnya.

Soal isu adanya suap ke dapur BPLH Kota Bogor, Lilis Sukartini membantah. “Main mata apa ? kalau masalah limbah kan sifatnya pem­binaan lebih baik di tanyakan saja supaya semuanya clear,” bebernya.

Bekas Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT-PM) Kota Bogor itu juga meminta awak media untuk mengecek semua, jangan hanya BPLH saja yang dicecar terkait IPAL BTM yang hingga saat ini belum juga beres. “Kroscek saja double supaya jelas jangan LH saja yang dicecar,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Erupsi Sebanyak 3 Kali Pagi Ini, Gunung Marapi Masih Status Siaga

Dikonfirmasi, Manager Market­ing dan Komunikasi Mal BTM, Sha­ron Vebrilla mengatakan pihaknya tidak mengetahui kenapa hasil lab tersebut belum juga selesai. Ia hanya mengetahui proses di lapan­gan berjalan normal. “Kalau di kita tidak ada apa-apa dan yang kita ke­tahui berjalan seperti biasa dan di lapangan progres berjalan normal,” ujarnya.

Sharon mengatakan, pihaknya sudah memperbaiki saluran In­stalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). “Kalau soal kerusakan dan perbaikan sudah selesai,” begitu, kilahnya.

Oleh :Guntur Eko Wicaksono
Guntur_ada@yahoo .com (*)

======================================
======================================
======================================