Untitled-11BOGOR, TODAY – Bupati Bogor Nurhayanti mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) untuk segera mencairkan uang ganti rugi untuk para ahli waris untuk pemin­dahan areal pemakaman yang akan digunakan sebagai bagain Jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Car­ingin, Kabupaten Bogor.

“Saya harap para ahli waris untuk sabar dulu. Kami sedang upayakan untuk pembayaran uang secepat­nya dikucurkan Kemen PU,” imbun Yanti.

Dirinya mengaku tidak ingin megaproyek yang menghabiskan dana hingga triliunan rupiah itu ter­hambat akibat adanya area pemaka­man yang belum direlokasi.

“Kan nanti, dengan rampungnya jalan tol itu, masalah kemacetan bisa terpecahkan,” tambah nenek dua cucu itu.

Yanti melanjutkan telah memerin­tahkan bawahannya untuk memveri­fikasi para ahli waris pemilik makam yang melibatkan Panitia Pembe­basan Tanah (P2T) yang selama ini mendampingi tim P2T Kemen PU.

“P2T saya tugaskan untuk cermat dan berhati-hati, dalam memverifi­kasi data ahli waris, untuk mence­gah terjadinya masalah dikemudian hari,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Re­lokasi Kuburan, Tatang Gozali, ber­harap campur tangan Pemerintah Kabupaten Bogor, dalam hal ini Bu­pati Nurhayanti, dapat mempercepat relokasi sekitar 1.014 kuburan yang ada di Desa Cimande Hilir.

“1.014 kuburan itu nanti akan di­relokasi ke tempat baru yang telah disediakan, tapi masalahnya ahli waris tak mau begitu saja memindah­kan kuburan keluarganya bila dana pemindahan belum dibayarkan,” un­gkapnya.

Berdasarkan hasil perhitungan tim, kata Tatang, nilai uang yang ha­rus dibayarkan Kemen PU mencapai Rp 790 juta.

“Uang itu sebenarnya tidak terlalu besar, untuk itu kami berharap sebe­lum akhir tahun ini dana itu sudah dibayar kepada ahli waris,” pungkas­nya.

(Rishad Noviansyah)

============================================================
============================================================
============================================================