btmKetua Koalisi Pejalan Kaki Bogor (KPKB), Irna Kusumawati, men­gatakan anggotanya merasa ter­ganggu dengan masih terciumnya bau kebocoran limbah milik BTM tersebut. “Seharusnya ditindaklanjuti dengan cepat dan tegas kalau bau itu kan sangat mem­buat tidak nyaman pejalan kaki dan juga ma­syarakat yang berada di wilayah itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irna meminta Pemkot Bogor bertindak secara cepat untuk mengatasi ma­salah ini karena jika dibiarkan berlarut-larut sama saja mengorbankan para pejalan kaki dan masyarakat disekitar. “Pemkot seharusnya cepat bergerak karena memang sampai saat ini juga baunya masih tercium,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sempat Dinyatakan Hilang, Lansia di Bogor Ditemukan Meninggal di Jalur Rel Ganda

Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hid­up (BPLH), Lilis Sukartini enggan berkomentar banyak terkait belum keluarnya hasil labora­torium yang sedang diperiksa oleh IPB. “Ha­sil IPAL atau Hasil Lab? Mas coba cari ke IPB ya,”ujarnya.

Baca Juga :  Dedie Sampaikan Rencana Penataan Kawasan Baranangsiang

Dikonfirmasi, Manager Marketing dan Ko­munikasi Mal BTM, Sharon Vebrilla mengatakan pihaknya sudah memperbaiki saluran IPAL yang rusak dan saat ini tidak ada masalah lagi. “Su­dah dibenarkan untuk saluran IPAL yang ru­sak dan sudah tidak ada masalah lagi, pal­ing hanya empat poin yang diperintahkan BPLH yang memang saat ini sedang kita jalani penerapannya,” kilahnya.

Oleh :Guntur Eko Wicaksono
[email protected] .com (*)