Untitled-12Operator jaringan per­hotelan internasional terbesar kedua di Eropa dan terbesar kedelapan di dunia, Kyriad Hotels (Louvre Hotel Group), mengoperasikan hotel keenamnya di Indonesia sei­ring dengan ditandatangani pen­gelolaan dan pemanfaatan Grand Sadurengas Hotel menjadi Kyriad Sadurengas Hotel di Tana Paser, Kalimantan Timur.

Director of Operation Kyriad Hotels, Mugi harjo, mengatakan bahwa Kyriad Sadurengas Hotel memiliki 148 kamar. Terdiri dari 132 Superior, 8 deluxe Balcony, 4 Junior Suite dan 4 Executive Suite. “Semua akomodasi tamu dilengkapi dengan fasilitas yang dirancang dengan baik demi menjaga kenyamanan, mulai dari pertokoan, restoran, ruang rapat, kolam renang, pusat kebugaran, lapangan tenis, ruang santai, bi­natu, wifi hingga penyewaan mo­bil

“Untuk memenuhi permintaan MICE, hotel ini juga menyediakan beberapa ruang rapat dan ruang serba guna yang lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan untuk rapat dan kegiatan perkantoran lainnya. Ruang rapat ini diharap­kan bisa menampung kegiatan rapat baik dari internal isntansi pemerintahan,” jelas Mugi.

Selain fasilitas, lokasi Kyriad Sa­durengas Hotel juga dinilai strat­geis, karena terletak di jantung kota dan pusat pemerintahan di Kabupaten Paser. “Kyriad Sadu­rengas Hotel menawarkan kemu­dahan akses ke seluruh destinasi wisata dan bisnis,” tandasnya.

Baca Juga :  Imbas Harga Minyak Goreng Murah Minimarket, Pedagang di Pasar Tradisional Merugi

Sementara itu, Bupati Tana Paser, HM Ridwan Suwidi, ber­harap dengan dikelolanya Grand Sadurengas hotel oleh operator hotel profesional yang berskala internasional ini, akan menjadi­kan nilai tersendiri bagi Grand Sadurengas Hotel dan Pemerintah Kabupaten Paser sebagai pemilik Usaha.

“Selain itu dapat memberi­kan manfaat bagi perekonomian masyarakat setempat. Kehadiran Group Internasional Hotel di Ka­bupaten Paser akan menjadikan warna tersendiri untuk dunia pariwisata. Dengan akomodasi dan pengelolaan yang bersekala internasional, Pemerintah Kabu­paten berharap akan semakin banyak investor datang un­tuk menanamkan bisnis usah­anya di Paser,” ungkap Ridwan Suwidi.

Manuver Kyriad Indonesia

Director of Development Kyriad Hotel Indonesia, Pra­setyo Wasono, mengatakan bahwa Kyriad Sadurengas Ho­tel Paser Kalimantan Timur akan menjadi hotel keenam yang beroperasi di Indonesia. Beberapa hotel lain yang telah bergabung dalam jajaran Kyr­iad adalah Bukit Gumati yang terletak di Batutulis Bogor, Desa Gumati di Sentul Bogor, Bumi Cikeas di Sentul Bogor, Kyriad Villa and Hotel Semin­yak Bali dan Kyriad Pesonna Hotel Surabaya.

Sejak dikembangkan No­vember 2014 lalu Kyriad Hotel Indonesia akan memiliki lebih dari 30 hotel di seluruh Indone­sia. Hotel-hotel tersebut sedang dalam taraf pembangunan dan tersebar di beberapa kota besar di Tanah Air.

Baca Juga :  Imbas Harga Minyak Goreng Murah Minimarket, Pedagang di Pasar Tradisional Merugi

“Mulai dari Jakarta, Bekasi,Tangerang, Anyer Serang, Puncak Bogor, Band­ung, Subang, Tegal, Purwok­erto, Purbalingga, Pekalon­gan, Semarang, Yogyakarta, Gresik, Balikpapan, Makassar, Bau Bau, Pekanbaru, Nusa Dua Bali, Kuta Bali, Legian Bali, Sire Lombok, Jayapura dan terus akan berkembang di beberapa kota besar lainnya. Kami Bangga bisa ikut ber­partisipasi dan mewarnai du­nia perhotelan di Indonesia,” terang dia.

Sekedar informasi juga, pada Juli 2015 Louvre Hotel Group setuju merger dengan Jin Jiang Hotel, yang merupa­kan salah satu group hotel ter­besar di China . Menurut China Travel News, bergabungnya Jin Jiang ke dalam Louvre Hotel group akan menjadikan Jin Ji­ang besar secara Internasional di dunia.

Hingga saat ini, Louvre Ho­tel Group memiliki lebih dari 1200 Hotel yang tersebar di 47 Negara dengan hotel brand yang berbeda, yaitu Royal Tulip, Golden Tulip, Golden Tulip Essential, Kyriad, Cam­panile, Premiere Classe dan X2. (ADV)