Foto-A“Banyak segmen yang belum kita sentuh, bukan cuma smartphone, tetapi audio phone. Kita arrange ke sana biar ada nilai jual khusus,” Regional Manager Bogor, Jordan Quo.

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Satu lagi brand premium asal negeri tirai bambu, China melakukan pen­etrasi market Indonesia. salah satu kota potensial yang menjadi bidikan adalah Bogor. Mengandalkan kualitas audio yang mumpuni, Vivo sukses menggebrak dengan line up produk VIVO X5 Pro.

Regional Manager Bogor Vivo Store, Jordan Quo mengatakan bahwa Vivo mengandalkan kualitas audio yang mumpuni. Pasalnya, smart­phone premium ini dibenam­kan teknologi audio Hi-Fi yang belum pernah ada di handheld lainnya.

“Kami menyasar bagi para pengguna yang gemar mendengarkan musik. Kita mencari diferensiasi, sehingga ber­beda dengan kompetitor. Ke depan VIVO tidak hanya meluncurkan smart­phone, tapi kami akan meluncurkan audiophone dengan nilai jual khusus. Ini segmen yang belum pernah ada yang menggarap,” katanya kepada BOGOR TODAY, Rabu (26/8/2015).

Baca Juga :  Sebentar Lagi, Perumda Tirta Pakuan  Bakal Meresmikan Command Center Sebagai Pemecah Masalah Dari Hulu Sampai Hilir

Jordan juga mengklaim, Vivo memiliki chipset yang dicipta­kan khusus untuk mendukung teknologi audio pada ponsel Vivo. Salah satu smartphone yang mengadopsi teknologi au­dio Hi-Fi ialah Vivo X5 Pro.

Bila sebagian besar vendor ponsel mengunggulkan soal kamera atau kemampuan baterai, Vivo melihat audio seba­gai elemen yang perlu untuk diunggul­kan. “Lihat au­dio phone ini, pasar yang bagus, itu yang dilihat Vivo. Orang-orang juga sudah lihat, segmen ke arah audio ini pasarnya luas, bisa dikembangkan ke banyak hal,” jelasnya.

Meskipun mengunggulkan pada sisi audio, Jordan mengatakan bahwa performa hard­ware pada smartphone Vivo tidak kalah dengan brand pon­sel lainnya. Vivo percaya diri dapat ber­saing den­gan ponsel lain­nya, berbekal dari pengalaman perusahaan di feature phone (BBK Electronics sebagai induk perusahaan), kemudian lahirnya smartphone yang diproduksi Vivo Electronics.

“Pengalaman kita di pasar smartphone, kita punya nilai jual sendiri dibandingkan be­berapa kompetitor yang baru mencoba masuk ke segmen market ini. Respon konsumen yang menjadi target market kita juga menun­jukkan tren yang positif,” akunya.

Baca Juga :  Cabuli Bocah di Kontrakan, 3 Remaja di Bogor Diamankan

Sasar Semua Mar­ket

Sejak masuk ke Indone­sia pada 2014, Vivo telah me­nyediakan beberapa seri pon­sel. Perusahaan memiliki seri ponsel yang ditujukan untuk kalangan entry level, yakni seri Y, dan kalangan menengah ke atas dengan seri X.

“Kita berbicara penjual handphone, tidak sekedar kualitas audio saja, itu kan seg­mented, yang pasti kita jual spec. Kita juga punya produk untuk kamera. Kita juga pu­nya (smartphone) untuk men­dukung bermain game. Setiap seri (Vivo) itu, audionya juga bagus, semua segmen kita main,” tuturnya.

Smartphone Vivo mulai da­tang ke Tanah Air sejak awal 2014. Sampai saat ini, di Indo­nesia, Vivo telah memperk­enalkan enam seri smartphone Android, beberapa di antara­nya seri Vivo X5 Pro dan Vivo Xshot.