the-floating-seahorse-cbb2Meski populasi miliarder Dubai tidak sebesar London, namun negara petro-dollar di Teluk itu masih mampu menjadi magnet bagi investor kaya. Dubai memiliki segala yang diinginkan oleh investor ultra-kaya, termasuk sinar matahari, tempat belanja kelas dunia, acara olahraga internasional sepanjang tahun dan gaya hidup kosmopolitan. Terbaru, Dubai menawarkan properti berupa villa bawah air yang dibanderol Rp24 miliar per unitnya.

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Dubai, Uni Emirat Arab dikenal dengan pengembangan prop­erti yang ambisius. Setelah bangunan tertinggi di dunia, yaitu Burj Khalifa, kini Dubai memiliki The Floating Seahorse, yaitu vila mewah yang mengambang, terdapat beberapa ruangannya yang ter­endam di dalam air.

Produk ini telah diluncur­kan secara resmi oleh arsitek Eropa yang mendesain dan mengembangkannya The Heart of Europe pada The Dubai In­ternational Boat Show. Nantin­ya, akan terdapat 42 unit vila apung yang berlokasi di klaster St Petersburg dan Main Erope Island. Jaraknya adalah 4 kilo­meter dari pusat kota Dubai.

Sejak diluncurkan, perusa­haan telah menerima berbagai tanggapan dari media, klien, dan investor yang tersebar mu­lai dari UEA, Arab Saudi, Qatar, Maladewa, Seychelles, hingga Karibia, Swedia, Portugal and Norwegia.

“The Floating Seahorse dibanjiri pertanyaan lokal, re­gional dan internasional. Kami sangat antusias, tidak hanya menawarkan peluang investasi di Dubai tapi pada skala global. The Floating Seahorse tidak terbatas pada perairan Dubai dan dapat dirancang serta dibuat untuk resor dengan tu­juan lainnya di seluruh dunia,” ujar CEO Kleindienst Group, Jo­sef Kleindienst.

Vila ini diijual seharga 1,8 juta dollar AS atau sekitar Rp 24 miliar dan menurut pengem­bangnya, sudah laku sebanyak 35 unit. The Floating Seahorse resmi dibuka untuk penyewa pada tahun 2017.

Vila tersebut memiliki tiga lantai yang didesain untuk memberikan pemandangan sekitarnya. Lantai paling atas adalah teras luar yang memiliki jendela untuk melihat langit. Lantai kedua berisi dapur, area makan, ruang keluarga, mini bar dan sebuah Jacuzzi.

Lantai paling bawah ter­dapat kamar tidur dan kamar mandi. Dua ruangan ini berdinding kaca sehingga pen­ghuni bisa bertatap langsung dengan terumbu karang dan kehidupan biota laut lainnya saat mereka tidur, mandi, atau pun berpakaian.

Untuk memastikan penghu­ni mendapatkan pemandangan terbaik di dalam laut, pengem­bang berencana membuat ka­rang buatan yang bisa menjadi rumah bagi kuda laut dan se­jenisnya. (KPS)