Ario-Danu-Podium-3-(3)SERANG, Today – Duet offroader senior dan junior asal Bogor, Ario Danu/Nadia Giaskari, yang ditu­runkan tim Banteng Motorsport sukses meraih podium ketiga di kelas G1.1 dalam gelaran seri 4 Indonesia Xtreme Offroad Racing (IXOR) pada 28-30 Agustus 2015.

Menggunakan Jeep UTV Polar­is 1000cc Turbo, Ario dan Nadia melahap empat stage lintasan ta­nah Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten. “Nadia memang masih berusia 18 tahun, namun dalam seri ini tampak menunjukan perkembangan yang signifikan, terutama dalam pengendalian kendaraan UTV-nya dan kematan­gan mental dalam melahap setiap lintasan,” ungkap Ario Danu ke­pada BOGOR TODAY.

Hasil seri empat IXOR 2015 itu membuat pasangan ini masih menduduki peringkat kedua di kelasnya dan posisi ketiga secara nasional. “Seri kelima akan di­langsungkan di Semarang 19-20 September mendatang. Evalu­asi untuk seri selanjutnya akan di­lakukan perbaikan pada suspensi dengan merek Kings,” tandasnya.

Baca Juga :  Tahun Ini Akan Ada Dua GOR yang Akan Berdiri di Kota Bogor Sebagai Janji Kampanye Wali Kota

Selain evaluasi pada penampi­lan kendaraan, Ario juga mengaku akan terus memoles Nadia dalam hal kematangan fisik dan skill berkendara.

“Kami akan turun juga di ke­juaraan rally dan slalom test un­tuk tahun depan. Varian cabang yang akan digeluti ini bukan tanpa alasan, selain untuk mening­katkan skill talent juga menambah jam terbang dalam mengemudi,” timpal Nadia yang merupakan salah satu murid terbaik di sekolahan Madania Parung, Bogor, itu.

Baca Juga :  KORMI Kota Bogor Raih 9 Juara di 5 Inorga pada Pembukaan FORPROV ke 4 Tahun 2022

Nadia sendiri awalnya mulai dikenalkan pada dunia balap pada kelas 1 SMP. Dunia gokart dipilih karena merupakan basic dari bala­pan. Kemudian setelah itu, tahun ini yang kebetulan ada kelas UTV, Nadia mulai mencoba kendaraan UTV pada seri pertama Kejurnas Speed Offroad 2015.

“Dari kecil aku sama papa (Eka Yud­h a ) s u d a h diajak nonton balap speed offroad. Papa seorang pebalap, ia berharap ada yang meneruskan jejaknya di dunia balap speed offroad. Dikeluarga tidak ada anak laki-lakinya. Dan yang berani anak perempuannya hanya aku. Jadi aku balapan deh,” ujar Nadia.

(Apriyadi Hidayat)